Selasa, 21 Oktober 2014

PAHLAWAN kEMERDEKAAN iNDONESIA


Cut Nyak Dhien (Tjut Njak Dhien, Tjoet Nja' Dhien)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 106 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964
Berasal dari NAD (Aceh)     Usia saat meninggal : 60 tahun
Lahir : 1848   di Lampadang, Kerajaan Aceh (Aceh Besar, Wilayah VI Mukim)
Gugur/Meninggal : Jumat Pon, 6 November 1908   di Sumedang, Jawa Barat
  Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Gunung Puyuh, Sumedang, Jawa Barat.
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin Gerilya Aceh yang berperang melawan Pasukan Kolonial Belanda pada masa perang Aceh (1873-1904). Istri Teuku Umar (juga Pahlawan Nasional)

Cut Nyak Meutia (Tjut Meutia, Tjoet Nja' Meutia)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 106 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964
Berasal dari NAD (Aceh)     Usia saat meninggal : 40 tahun
Lahir : 1870   di Keureutoe, Pirak, Aceh Utara, NAD, Indonesia.
Gugur/Meninggal : Senin Kliwon, 24 Oktober 1910   di Alue Kurieng, NAD (Aceh), Indonesia.
  Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Alue Kurieng, NAD (Aceh).
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin Gerilya Aceh yang berperang melawan Pasukan Kolonial Belanda. Gugur pada pertempuran di Alue Kurieng tanggal 24 Oktober 1910.

R. A. Kartini (Raden Adjeng Kartini, Raden Ayu Kartini)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 25 tahun
Lahir : Senin Pahing, 21 April 1879   di Jepara, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Sabtu Pahing, 17 September 1904   di Rembang, Jawa Tengah
Zodiak : Taurus       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang, Jawa Tengah.
Kategori : Pendidikan
 Pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Pejuang Hak-Hak Perempuan dari Jawa. Buku "Habis Gelap Terbitlah Terang" berisi Surat-surat yang pernah dikirimkan Kartini kepada teman-temannya di Eropa yang sekaligus berisi pemikirannya.

Cipto Mangunkusumo (dr. Tjipto Mangoenkoesoemo)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 109 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 57 tahun
Lahir : 1886   di Pecangakan, Ambarawa, Semarang
Gugur/Meninggal : Senin Pon, 8 Maret 1943   di Jakarta, Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Ambarawa, Jawa Tengah.
Kategori : Politik
 Tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ketua Komite Bumi Putera. Tokoh Indische Partij. Bersama dengan Ernest Douwes Dekker dan Ki Hajar Dewantoro dikenal sebagai "Tiga Serangkai".

Supomo (Prof. Dr. Mr. Soepomo)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 123 Tahun 1965, tanggal 14 Mei 1965
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 55 tahun
Lahir : Kamis Pon, 22 Januari 1903   di Sukoharjo, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Jumat Kliwon, 12 September 1958   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Macan, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Makam Keluarga di Kampung Yosoroto, Solo, Jawa Tengah.
Kategori : Politik
 Menteri Kehakiman Pertama (dua kali menjadi Menteri Kehakiman). Profesor hukum yang dikenal sebagai "arsitek" ilmu hukum adat Indonesia dan ahli hukum internasional. Soepomo juga arsitek Undang-undang Dasar 1945, bersama Muhammad Yamin dan Sukarno. Presiden (Rektor) Universitas Indonesia (1951-1954).

Kusumah Atmaja (Prof. Dr. R. Soelaiman Effendi Koesoemah Atmadja, SH.)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 124 Tahun 1965, tanggal 14 Mei 1965
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 53 tahun
Lahir : Kamis Pahing, 8 September 1898   di Purwakarta, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Senin Pahing, 11 Agustus 1952   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Virgo       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Politik
 Ketua Mahkamah Agung Pertama. Anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Albertus Soegijapranata (Mgr A. Sugiopranoto, S.J.)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 152 Tahun 1963, tanggal 26 Juli 1963
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 66 tahun
Lahir : Rabu Kliwon, 25 November 1896   di Surakarta, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Senin Wage, 22 Juli 1963   di Steyl, Belanda
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Jawa Tengah.
Kategori : Agama
 Uskup Agung Katolik Semarang. Seorang Patriot dan Nasionalis sejati. Beliau dipuji karena kekuatannya selama pendudukan Jepang dan revolusi nasional. Beliau bukan hanya seorang uskup, melainkan pemimpin Indonesia yang teruji sebagai pemimpin yang baik dan layak menjadi pahlawan nasional. Juni 2012, Sutradara Garin Nugroho membuat film biopik tentang Soegijapranata, yang diberi judul Soegija. Pidato Soegijapranata saat Kongres Katolik Seluruh Indonesia di Semarang tahun 1954, mengatakan, jika kita merasa sebagai orang Kristen yang baik, kita semestinya juga menjadi seorang patriot yang baik.

Alimin

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 163 Tahun 1964, tanggal 26 Juni 1964
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 75 tahun
Lahir : 1889   di Solo, Jawa Tengah, Indonesia
Gugur/Meninggal : Rabu Pahing, 24 Juni 1964   di Jakarta, Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Kerbau, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Politik
 Tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia serta tokoh komunis Indonesia

Fakhruddin (K.H. Fachruddin, Muhammad Jazuli)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 163 Tahun 1964, tanggal 26 Juni 1964
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 39 tahun
Lahir : 1890   di Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Kamis Pahing, 28 Februari 1929   di Yogyakarta,Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Macan, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kuncen, Yogyakarta.
Kategori : Agama
 Pejuang Pergerakan Kemerdekaan Indonesia. Seorang Tokoh Muhammadiyah yang serba bisa. Perunding dalam Negosiasi untuk Perlindungan Jamaah Haji dari Nusantara (Indonesia, 1921-1929).

Mas Mansur (K.H. Mas Mansoer)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 163 tahun 1964, tanggal 26 Juni 1964
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 49 tahun
Lahir : Kamis Pahing, 25 Juni 1896   di Surabaya, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Kamis Pahing, 25 April 1946   di Kalisosok, Surabaya, Jawa Timur
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Gipo Surabaya, Jawa Timur
Kategori : Agama
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Ketua Umum Pengurus Besar Muhammadiyah (1937-1943). Tokoh Pembaharu Islam. Terkenal sebagai Empat Serangkai (Soekarno, M. Hatta, Ki Hadjar Dewantara, dan Mas Mansur).

M.H. Thamrin (Mohammad Husni Thamrin)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 175 Tahun 1960, tanggal 28 Juli 1960
Berasal dari DKI Jakarta     Usia saat meninggal : 46 tahun
Lahir : Jumat Pahing, 16 Februari 1894   di Weltevreden, Batavia (Jakarta, Indonesia)
Gugur/Meninggal : Sabtu Pahing, 11 Januari 1941   di Senen, Batavia (Jakarta, Indonesia)
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : TPU (Pemakaman Umum) Karet, Jakarta.
Kategori : Politik
 Politikus dan Aktifis Kemerdekaan. Tokoh Betawi yang pertama kali menjadi anggota Volksraad ("Dewan Rakyat") di Hindia Belanda, mewakili kelompok Inlanders ("pribumi").

Muwardi (dr. Moewardi, Sp.THT.)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 190 Tahun 1964, tanggal 4 Agustus 1964
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 41 tahun
Lahir : 1907   di Pati, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Rabu Wage, 13 Oktober 1948   di Surakarta (Solo), Jawa Tengah
  Shio, Unsur, Sifat : Kambing, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : RS. dr. Muwardi Surakarta, Jawa Tengah (Monumen/Patung)
Kategori : Politik
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Komisaris Besar Kepanduan Bangsa Indonesia. Pemimpin Redaksi Majalah Jong-Java. Ketua Jong-Java Cabang Jakarta. Turut mengikrarkan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Menangani Keamanan saat Proklamasi Kemerdekaan.

Wahid Hasyim (Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 206 Tahun 1964, tanggal 24 Agustus 1964
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 38 tahun
Lahir : Senin Legi, 1 Juni 1914   di Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Minggu Pon, 19 April 1953   di Cimahi, Jawa Barat
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Macan, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur
Kategori : Agama
 Pemimpin Nahdlatul Ulama, Menteri Agama Indonesia Pertama. Ketua Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). Perintis pembentukan Barisan Hizbullah yang membantu perjuangan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Pendiri Sekolah Tinggi Islam di Jakarta. Anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), beliau menjadi anggota termuda. Anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Beliau adalah ayah dari Gus Dur (Abdurrahman Wahid) dan anak dari Hasyim Asy'arie (juga Pahlawan Nasional Indonesia).

Abdul Muis (Abdoel Moeis)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 218 Tahun 1959, tanggal 30 Agustus 1959
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 75 tahun
Lahir : Selasa Legi, 3 Juli 1883   di Sungai Puar, Agam, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Rabu Pon, 17 Juni 1959   di Bandung, Jawa Barat
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Kambing, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, Jawa Barat.
Kategori : Sastra
 Sastrawan, Politisi, Wartawan Indonesia. Pendorong berdirinya Technische Hooge School (ITB, Institut Teknologi Bandung). Tahun 1913 beliau bergabung dengan Sarekat Islam, dan menjadi Pemimpin Redaksi Harian Kaoem Moeda. Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Buruh Pegadaian. Pendiri Persatuan Perjuangan Priangan. Pengarang Novel "Salah Asuhan".

Gatot Soebroto (Jenderal Gatot Subroto)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 222 Tahun 1962, tanggal 18 Juni 1962
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 54 tahun
Lahir : Kamis Kliwon, 10 Oktober 1907   di Banyumas, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Senin Pon, 11 Juni 1962   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Libra       Shio, Unsur, Sifat : Kambing, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Desa Sidomulyo, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
Kategori : Militer
 Tokoh perjuangan militer Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Panglima Tentara & Teritorium (T&T) IV Diponegoro. Wakil Staff Kepala Angkatan Darat.

Juanda Kartawijaya (Ir. H. Raden Djoeanda Kartawidjaja)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 244 Tahun 1963, tanggal 6 November 1963
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 52 tahun
Lahir : Sabtu Pahing, 14 Januari 1911   di Tasikmalaya, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Kamis Pahing, 7 November 1963   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Capricon       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Politik
 Perdana Menteri Indonesia Terakhir, Menteri Keuangan ke 11, Menteri Pertahanan ke 11, Menteri Pekerjaan Umum ke 5, Menteri Perhubungan ke 3. Deklarasi Djuanda tahun 1957 (Negara Kepulauan NKRI).

Saharjo (Dr. Sahardjo, SH.)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 245 Tahun 1963, tanggal 29 November 1963
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 54 tahun
Lahir : Sabtu Kliwon, 26 Juni 1909   di Solo, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Rabu Pon, 13 November 1963   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Politik
 Tokoh penting dalam reformasi hukum di Indonesia. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ke-11. Hasil buah pemikirannya yang penting adalah Undang-undang Warga Negara Indonesia tahun 1947 dan Undang-undang Pemilihan Umum tahun 1953.

Hasyim Ashari (K.H. Mohammad Hasjim Asjarie/Asyarie)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 294 Tahun 1964, tanggal 17 November 1964
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 72 tahun
Lahir : Sabtu Kliwon, 10 April 1875   di Desa Gedang, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Minggu Pahing, 7 September 1947   di Jombang, Jawa Timur
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur
Kategori : Agama
 Pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Terkenal dengan sebutan "Hadratus Syeikh" (Maha Guru). Keturunan dari Sultan Pajang Jaka Tingkir dan Raja Brawijaya V. Pendiri Pesantren Tebu Ireng.

Pakubuwana VI (Sri Susuhunan Pakubuwono VI, Sinuhun Bangun Tapa)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 294 Tahun 1964, tanggal 17 November 1964
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 42 tahun
Lahir : Minggu Wage, 26 April 1807   di Surakarta, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Sabtu Pahing, 2 Juni 1849   di Ambon, Maluku, Indonesia
Zodiak : Taurus       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Astana Imogiri, Kompleks Pemakaman Keluarga Raja Keturunan Mataram, Bantul, DIY.
Kategori : Perjuangan
 Raja Kasunanan Surakarta yang memerintah tahun 1823 - 1830. Pendukung Perjuangan Pangeran Diponegoro melawan Pasukan Kolonial Belanda.

Suryo (Gubernur Surjo, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 294 Tahun 1964, tanggal 17 November 1964
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 53 tahun
Lahir : Sabtu Legi, 9 Juli 1895   di Magetan, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 10 September 1948   di Bago, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Kambing, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Sasono Mulyo, Sawahan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Kategori : Kemerdekaan
 Gubernur Jawa Timur Pertama. Bupati Magetan. Residen Bojonegoro. Anggota Dewan Pertimbangan Agung RI (DPA). Dengan Tegas Menolak Ultimatum Inggris dan memerintahkan rakyat Surabaya (Jawa Timur) berperang melawan Inggris yang diboncengi Belanda, dan terkenal sebagai Pertempuran 10 November 1945, selanjutnya diperingati sebagai Hari Pahlawan RI.

Ki Hadjar Dewantara (Dr. HC RM Soewardi Soerjaningrat)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 69 tahun
Lahir : Kamis Legi, 2 Mei 1889   di Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Minggu Legi, 26 April 1959   di Yogyakarta, Indonesia
Zodiak : Taurus       Shio, Unsur, Sifat : Kerbau, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Wijaya Brata, Celeban, Yogyakarta.
Kategori : Pendidikan
 Bapak Pendidikan Nasional Indonesia. Menteri Pendidikan Nasional Pertama. Pendiri Taman Siswa, Aktivis Pergerakan Kemerdekaan RI. Tanggal kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Suryopranoto (Raden Mas Soerjopranoto)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 310 Tahun 1959, tanggal 30 November 1959
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 88 tahun
Lahir : Rabu Kliwon, 11 Januari 1871   di Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Kamis Pon, 15 Oktober 1959   di Cimahi, Jawa Barat
Zodiak : Capricorn       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kotagede, Yogyakarta
Kategori : Politik
 Tokoh Pejuang Hak-Hak Pekerja dan Pendidikan pada masa Penjajahan Belanda, Jepang, dan Kemerdekaan Indonesia. Kakak Ki Hajar Dewantara. Mengorganisir Arbeidsleiger (tentara buruh). Pendiri PFB (Personeel Fabriek Bond, Ikatan Buruh Pabrik) sejak 1917. Pemrakarsa terbitnya koran Boeroeh Bergerak. Pengurus SI (Sarekat Islam). Anggota Kehormatan Dewan Rakyat.

Sudirman (Jenderal Besar Raden Soedirman)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 314 Tahun 1964, tanggal 10 Desember 1964
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 34 tahun
Lahir : Senin Pon, 24 Januari 1916   di Purbalingga, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Minggu Pahing, 29 Januari 1950   di Magelang, Jawa Tengah
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Semaki, Yogyakarta.
Kategori : Militer
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Seorang Guru, Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia pertama (TKR, Tentara Keamanan Rakyat), dari tahun 1945 sampai 1950 yang merupakan tahun kritis dan sangat menentukan kemerdekaan Republik Indonesia.

Urip Sumoharjo (Jenderal Oerip Soemohardjo)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 314 Tahun 1964, tanggal 10 Desember 1964
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 55 tahun
Lahir : Rabu Pon, 22 Februari 1893   di Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
Gugur/Meninggal : Rabu Wage, 17 November 1948   di Yoyakarta, Indonesia
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Semaki, Yogyakarta
Kategori : Militer
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Pemimpin Tentara Keamanan Rakyat RI yang Pertama (sebelum Sudirman). Membentuk Angkatan Perang Nasional Indonesia yang pertama. Penasehat Wakil Presiden (merangkap Menteri Pertahanan).

Sukarjo Wiryopranoto (Soekardjo Wirjopranoto)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 342 Tahun 1962, tanggal 29 Oktober 1962
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 59 tahun
Lahir : Jumat Pahing, 5 Juni 1903   di Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Selasa Pahing, 23 Oktober 1962   di New York, Amerika Serikat
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Politik
 Perintis Kemerdekaan Indonesia. Pendiri Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) bersama dr. Soetomo. Anggota Volksraad. Sekretaris Gabungan Politik Indonesia (Gapi). Memimpin surat kabar Asia Raya. Pembina majalah Mimbar Indonesia. Duta Besar di Italia, Vatikan, RRC. Wakil Tetap Indonesia di PBB.

Zainul Arifin (Kiai Haji Zainul Arifin Pohan)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 35 Tahun 1963, tanggal 4 Maret 1963
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 53 tahun
Lahir : Kamis Pon, 2 September 1909   di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
Gugur/Meninggal : Sabtu Pahing, 2 Maret 1963   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Virgo       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Politik
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Seorang politisi Nahdlatul Ulama (NU) terkemuka yang sejak remaja di zaman penjajahan Belanda sudah aktif dalam organisasi kepemudaan NU, GP Ansor. Panglima Pasukan Semi-militer Hizbullah. Anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP KNIP). Wakil Perdana Menteri Indonesia (30 Juli 1953 - 12 Agustus 1955). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ke-2 (DPRGR, 1960 - 1963).

FL Tobing (dr. Ferdinand Lumbantobing)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 361 Tahun 1962, tanggal 17 November 1962
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 63 tahun
Lahir : Minggu Legi, 19 Februari 1899   di Sibuluan, Sibolga, Sumatera Utara
Gugur/Meninggal : Minggu Legi, 7 Oktober 1962   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Aquarius - Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Desa Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
Kategori : Politik
 Dokter dan Politisi, Berjuang untuk Hak-Hak Pekerja Paksa. Gubernur Sumatera Utara. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Menteri Penerangan. Menteri Kesehatan.

Tan Malaka (Ibrahim Gelar Datuk Sutan Malaka)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 53 Tahun 1963, tanggal 28 Maret 1963
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 51 tahun
Lahir : Rabu Wage, 2 Juni 1897   di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Senin Kliwon, 21 Februari 1949   di Kaki Gunung Wilis, Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur.
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Kaki Gunung Wilis, Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur.
Kategori : Politik
 Aktivis Kemerdekaan Indonesia. Seorang Filsuf, Nasionalis, Penggagas berdirinya Republik Indonesia (1924), Penggagas dialog Komunis dengan Islam. Pada kongres PKI 24-25 Desember 1921 diangkat sebagai Pemimpin Partai Komunis Indonesia (PKI). Pendiri Partai Republik Indonesia (PARI). Perintis Pendirian Partai Murba (Musyawarah Rakyat Banyak).

Douwes Dekker (Dr. Ernest Douwes Dekker, Danudirja Setiabudi, Setyabudi)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 590 Tahun 1961, tanggal 9 November 1961
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 70 tahun
Lahir : Rabu Pahing, 8 Oktober 1879   di Pasuruan, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Senin Pon, 28 Agustus 1950   di Bandung, Jawa Barat
Zodiak : Libra       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, Jawa Barat.
Kategori : Politik
 Pejuang Pergerakan Kemerdekaan Indonesia, Politikus, Wartawan, Aktivis, Penulis. Salah satu dari "Tiga Serangkai". Penggagas nama "Nusantara". Peletak dasar nasionalisme Indonesia di awal abad ke-20.

H.O.S. Tjokroaminoto  (Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 590 Tahun 1961, tanggal 9 November 1961
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 52 tahun
Lahir : Rabu Kliwon, 16 Agustus 1882   di Desa Bukur Madiun, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Senin Kliwon, 17 Desember 1934   di Yogyakarta, Indonesia
Zodiak : Leo       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Pekuncen, Wirobrajan, Yogyakarta.
Kategori : Politik
 Guru para Pemimpin-Pemimpin Besar di Indonesia. Pelopor Pergerakan di Indonesia. Pemimpin Organisasi SI (Sarekat Islam).

Sam Ratulangi (Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 590 Tahun 1961, tanggal 9 November 1961
Berasal dari Sulawesi Utara     Usia saat meninggal : 58 tahun
Lahir : Rabu Pon, 5 November 1890   di Tondano, Sulawesi Utara
Gugur/Meninggal : Kamis Wage, 30 Juni 1949   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Scorpio       Shio, Unsur, Sifat : Macan, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kelurahan Wawalintouan, Kecamatan Tondano Minahasa, Sulawesi Utara
Kategori : Kemerdekaan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Tokoh multidimensional, terkenal dengan filsafatnya: "Si tou timou tumou tou" yang artinya: manusia baru dapat disebut sebagai manusia, jika sudah dapat memanusiakan manusia. Gubernur Sulawesi Utara pertama.

Samanhudi (Kyai Haji Samanhudi)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 590 Tahun 1961, tanggal 9 November 1961
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 88 tahun
Lahir : 1868   di Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Jumat Pahing, 28 Desember 1956   di Klaten, Jawa Tengah
  Shio, Unsur, Sifat : Naga, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Banaran, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kategori : Politik
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Pendiri dan Ketua Sarekat Dagang Islam (SDI). Ketua Kehormatan SI (Sarekat Islam). Pendiri Barisan Pemberontak Indonesia Cabang Solo dan Gerakan Persatuan Pancasila untuk melawan Belanda, serta membentuk laskar Gerakan Kesatuan Alap-alap.

Sisingamangaraja XII (Raja Si Singamangaradja XII, Ompu Pulo Batu)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 590 Tahun 1961, tanggal 9 November 1961
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 62 tahun
Lahir : Selasa Pahing, 18 Februari 1845   di Bakkara, Tapanuli, Sumatra Utara.
Gugur/Meninggal : Senin Kliwon, 17 Juni 1907   di Desa Si Onom Hudon, perbatasan Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Dairi.
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Makam Pahlawan Nasional di Soposurung, Balige, Sumatera Utara.
Kategori : Perjuangan
 Maharaja di Negeri Toba, Sumatera Utara. Memimpin perjuangan secara bergerilya melawan Pasukan Kolonial Belanda dalam waktu yang cukup lama (30 tahun, 1877-1907). Dalam beberapa peperangan, beliau bekerjasama dengan pasukan dari Kerajaan Aceh.

Agus Salim (K.H. Agoes Salim)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 657 Tahun 1961, tanggal 27 Desember 1961
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 70 tahun
Lahir : Rabu Wage, 8 Oktober 1884   di Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Kamis Pahing, 4 November 1954   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Libra       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Sastra
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Politisi, Jurnalis, Penulis Buku. Menteri Luar Negeri. Pemimpin kedua di SI (Sarekat Islam). Anggota BPUPKI. Ketua Dewan Kehormatan PWI.

Ahmad Dahlan (K.H. Achmad Dahlan)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 657 Tahun 1961, tanggal 27 Desember 1961
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 54 tahun
Lahir : Sabtu Pahing, 1 Agustus 1868   di Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Jumat Kliwon, 23 Februari 1923   di Yogyakarta, Indonesia
Zodiak : Leo       Shio, Unsur, Sifat : Naga, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : RT 41 RW 11, Kampung Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta.
Kategori : Agama
 Pendiri Muhammadiyah. Pejuang bidang Pendidikan. Pembaharu cara berpikir dan beramal dalam Islam. Suami dari Siti Walidah yang juga Pahlawan Nasional.

Sutomo (Dr. Soetomo)

Pahlawan Kemerdekaan Nasional : Keppres No. 657 Tahun 1961, tanggal 27 Desember 1961
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 49 tahun
Lahir : Senin Kliwon, 30 Juli 1888   di Ngepeh, Loceret, Nganjuk, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Senin Kliwon, 30 Mei 1938   di Surabaya, Jawa Timur
Zodiak : Leo       Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Gedung Nasional Indonesia (GNI) di Jalan Bubutan, Surabaya, Jawa Timur
Kategori : Pergerakan
 Pejuang Pergerakan Kemerdekaan Indonesia, dokter, wartawan, politisi. Pendiri Budi Utomo (1908), organisasi pergerakan nasional pertama di Indonesia. Pendiri Indonesische Studie Club (ISC), 1924. Pendiri Partai Bangsa Indonesia (1930). Pendiri dan Ketua Parindra (Partai Indonesia Raya, 1935). Pendiri beberapa surat kabar pergerakan dan perjuangan.

Pangeran Antasari (Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 06/TK/1968, tanggal 27 Maret 1968
Berasal dari Kalimantan Selatan     Usia saat meninggal : 53 tahun
Lahir : 1809   di Kayu Tangi, Kesultanan Banjar
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 11 Oktober 1862   di Kampung Bayan Begok, Sampirang, Barito Utara, Kalimantan Tengah
  Shio, Unsur, Sifat : Ular, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Perang Banjar, Kelurahan Surgi Mufti, Banjarmasin, Kalimatan Selatan
Kategori : Perjuangan
 Sultan Banjar. Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin, yaitu pemimpin pemerintahan, panglima perang dan pemuka agama tertinggi. Memimpin Kerajaan Banjar melawan Pasukan Belanda.

Basuki Rahmat (Jenderal Basuki Rachmat)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 10/TK/1969, tanggal 9 November 1969
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 45 tahun
Lahir : Jumat Wage, 4 November 1921   di Tuban, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Rabu Legi, 8 Januari 1969   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Scorpio       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Militer
 Jenderal, Panglima Kodam VII Brawijaya. Menteri Dalam Negeri. Saksi Supersemar.

Agung Hanyokrokusumo (Sultan Agung Anyokrokusumo)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 106/TK/1975, tanggal 3 November 1975
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 52 tahun
Lahir : 1593   di Kutagede, Kesultanan Mataram
Gugur/Meninggal : 1645   di Karta (Plered, Bantul), Kesultanan Mataram
  Shio, Unsur, Sifat : Ular, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Pemakaman Imogiri di Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Kategori : Perjuangan
 Sultan Mataram terbesar, berperang melawan penindasan Belanda. Seorang Pejuang dan Budayawan. Memadukan Kalender Hijriyah dengan Kalender Saka, menjadi Kalender Jawa Islam

Amir Hamzah (Tengkoe Amir Hamzah Pangeran Indra Poetera)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 106/TK/1975, tanggal 3 November 1975
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 35 tahun
Lahir : Selasa Pahing, 28 Februari 1911   di Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Utara
Gugur/Meninggal : Rabu Legi, 20 Maret 1946   di Kwala Begumit, Binjai, Langkat, Sumatera Utara
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Masjid Azizi, di Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
Kategori : Sastra
 Sastrawan (Penyair) dan sering disebut Raja Penyair Zaman Pujangga Baru. Satu-satunya Penyair Indonesia berkelas internasional pada era pra-Revolusi Nasional Indonesia.

Untung Suropati (Tumenggung Wironegoro, Surawiroaji)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 106/TK/1975, tanggal 3 November 1975
Berasal dari Jawa Timur dan Bali     Usia saat meninggal : 46 tahun
Lahir : 1660   di Bali, Indonesia
Gugur/Meninggal : Minggu Pon, 5 Desember 1706   di Bangil, Jawa Timur, Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : 1. Bantul - Yogyakarta, 2. Mancilan - Pasuruan, 3. Belik - Pasuruan, 4. Kebon Agung - Pasuruan, 5. Bangil, 6. Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin banyak Pertempuran di sebagian besar wilayah Jawa Timur melawan Pasukan Kolonial Belanda (VOC). Anak dari Bangsawan Bali yang berasal dari keturunan Prabu Kertajaya (Raja terakhir Panjalu/Kediri). Menjadi Raja/Adipati di Pasuruan dan bergelar Tumenggung Wironegoro (Raden Adipati Wironegoro). Terkenal sebagai Raja yang Pemberani dan Berhati Mulia.

Adam Malik (H. Adam Malik Batubara)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 107/TK/1998, tanggal 6 November 1998
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 67 tahun
Lahir : Minggu Pon, 22 Juli 1917   di Pematang Siantar, Sumatera Utara
Gugur/Meninggal : Rabu Kliwon, 5 September 1984   di Bandung, Jawa Barat
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Politik
 Wartawan dan Aktifis Kemerdekaan. Wakil Presiden Indonesia. Wakil Perdana Menteri. Ketua Majelis Umum PBB. Menteri beberapa Departemen. Pelopor berdirinya Kantor Berita Antara.

Tjilik Riwut (Marsekal Pertama Tjilik Riwut)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 108/TK/1998, tanggal 6 November 1998
Berasal dari Kalimantan Tengah     Usia saat meninggal : 69 tahun
Lahir : Sabtu Pon, 2 Februari 1918   di Desa Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Gugur/Meninggal : Senin Legi, 17 Agustus 1987   di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Makam Pahlawan Sanaman Lampang, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Kategori : Militer
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Pencinta alam sejati yang sangat menjunjung tinggi budaya leluhurnya (suku Dayak). Penulis buku. Memimpin Operasi Penerjunan Pasukan Payung Pertama pada 17 Oktober 1947 oleh pasukan MN 1001, yang ditetapkan sebagai Hari Pasukan Khas TNI-AU. Gubernur Kalimantan Tengah ke-2. Anggota DPR RI.

La Maddukelleng (Arung Matowa Wajo XXXIV, Arung Siengkang)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 109/TK/1998, tanggal 6 November 1998
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 65 tahun
Lahir : 1700   di Wajo, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : 1765   di Wajo, Sulawesi Selatan
  Shio, Unsur, Sifat : Naga, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan
Kategori : Perjuangan
 Raja Pasir dari Kesultanan Pasir. Raja Wajo (Arung Matowa Wajo XXXIV) di Kerajaan Wajo. Memimpin pasukan dari suku Bugis, Pasir, Kutai, Makassar serta Bugis-Pagatan, untuk melawan Belanda.

Syarif Kasim II (Sultan Asyaidis Syarif Kasim Sani Abdul Jalil Syarifuddin)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 109/TK/1998, tanggal 6 November 1998
Berasal dari Riau     Usia saat meninggal : 74 tahun
Lahir : Jumat Kliwon, 1 Desember 1893   di Siak Sri Indrapura, Riau
Gugur/Meninggal : Selasa Legi, 23 April 1968   di Rumbai, Pekanbaru, Riau
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Riau
Kategori : Integrasi
 Sultan ke-12 di Kesultanan Siak Sri Indrapura. Pendukung Perjuangan Kemerdekaan Indonesia. Mendorong raja-raja di Sumatera Timur untuk mendukung dan mengintegrasikan diri dengan Republik Indonesia. Menyumbang harta kekayaannya sejumlah 13 juta gulden untuk Pemerintah Republik Indonesia, setara dengan 214,5 juta gulden (2014) atau 120,1 juta USD atau Rp 1,47 trilyun.

Ranggong Daeng Romo

Pahlawan Nasional : Keppres No. 109/TK/2001, tanggal 3 November 2001
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 32 tahun
Lahir : 1915   di Kampung Bone-Bone, Polongbangkeng, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : Kamis Kliwon, 27 Februari 1947   di Markas besar Lapris, Langgese
  Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks makam Desa Ko'mara Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Kategori : Perjuangan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Pemimpin Laskar Lipan Bajeng. Panglima LAPRIS (Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi), gabungan laskar-laskar di Sulawesi Selatan yang berperang melawan Belanda.

Hasan Basry (Brigjen H. Hasan Basry)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 110/TK/2001, tanggal 3 November 2001
Berasal dari Kalimantan Selatan     Usia saat meninggal : 61 tahun
Lahir : Minggu Wage, 17 Juni 1923   di Kandangan, Hulu Sungai Selatan
Gugur/Meninggal : Minggu Pon, 15 Juli 1984   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Simpang Empat, Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Kategori : Militer
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Bapak Gerilya Kalimantan. Ketua Umum Harian Angkatan 45 Kalsel. Anggota DPR, Dewan Paripurna Angkatan 45 dan Legiun Veteran RI. Panglima Daerah Militer X.

Hamka (Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 113/TK/2011, tanggal 7 November 2011
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 73 tahun
Lahir : Senen Kliwon, 17 Februari 1908   di Sungai Batang, Tanjung Raya, Agam, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 24 Juli 1981   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Kategori : Agama
 Ketua Majelis Ulama Indonesia yang pertama. Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Seorang Sastrawan, Aktifis Politik, Wartawan, Penulis, Ulama, Editor, Ahli Filsafat.

I Gusti Ketut Puja (Mr. I Goesti Ketoet Poedja)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 113/TK/2011, tanggal 7 November 2011
Berasal dari Bali     Usia saat meninggal : 68 tahun
Lahir : Selasa Pahing, 19 Mei 1908   di Singaraja, Bali, Indonesia
Gugur/Meninggal : Rabu Wage, 4 Mei 1977   di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta
Zodiak : Taurus       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Bali (Monumen)
Kategori : Politik
 Gubernur Sunda Kecil (Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Timor). Anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Menteri Kehakiman. Ketua BPK (Badan Pengawas Keuangan).

I.J. Kasimo H. (Mr. Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 113/TK/2011, tanggal 7 November 2011
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 86 tahun
Lahir : Selasa Legi, 10 April 1900   di Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Jumat Kliwon, 1 Agustus 1986   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Politik
 Pelopor Kemerdekaan Indonesia. Menteri Perdagangan ke 5. Menteri Pertanian ke 6. Pendiri Partai Politik Katolik Indonesia. Anggota DPA (Dewan Pertimbangan Agung).

Idham Chalid (Dr. HC K.H. Idham Chalid)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 113/TK/2011, tanggal 7 November 2011
Berasal dari Kalimantan Selatan     Usia saat meninggal : 88 tahun
Lahir : Sabtu Kliwon, 27 Agustus 1921   di Satui, Kalimantan Selatan
Gugur/Meninggal : Minggu Kliwon, 11 Juli 2010   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Virgo       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Kategori : Politik
 Ketua MPR ke 3, Ketua DPR ke 5, Ketua DPA, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat ke 1. Wakil Perdana Menteri. Ketua Umum PBNU 1956 - 1984 (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama).

Ki Mangunsarkoro (Ki Sarmidi Mangunsarkoro)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 113/TK/2011, tanggal 7 November 2011
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 53 tahun
Lahir : Senin Kliwon, 23 Mei 1904   di Surakarta, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Sabtu Wage, 8 Juni 1957   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Naga, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Makam Keluarga Besar Tamansiswa Taman Wijaya Brata, Celeban, Yogyakarta.
Kategori : Pendidikan
 Pendidik dan Pejuang Pendidikan. Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan ke 5. Tampil sebagai pembicara dalam Kongres Pemuda 28 Oktober 1928. Penulis berbagai buku pendidikan.

Pakubuwana X (Sri Susuhunan Pakubuwono X)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 113/TK/2011, tanggal 7 November 2011
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 72 tahun
Lahir : Senin Kliwon, 29 November 1866   di Surakarta, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Rabu Pahing, 1 Februari 1939   di Surakarta, Jawa Tengah
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Macan, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Astana Imogiri, Kompleks Pemakaman Keluarga Raja Keturunan Mataram, Bantul, DIY.
Kategori : Perjuangan
 Raja Kasunanan Surakarta yang memerintah tahun 1893 - 1939. Disebut sebagai Sinuhun Wicaksana atau Raja Besar dan Bijaksana. Pendukung berbagai kegiatan untuk kepentingan Indonesia (Pendirian Organisasi Sarekat Dagang Islam, Kongres Bahasa Indonesia I, penerbitan media massa, dsb).

Syafruddin Prawiranegara (Mr. Sjafruddin Prawiranegara)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 113/TK/2011, tanggal 7 November 2011
Berasal dari Sumatera Barat & Banten     Usia saat meninggal : 77 tahun
Lahir : Selasa Pahing, 28 Februari 1911   di Anyer Kidul, Serang, Banten
Gugur/Meninggal : Rabu Wage, 15 Februari 1989   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Pemekaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta
Kategori : Politik
 Presiden Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Wakil Perdana Menteri. Menteri Keuangan. Menteri Kemakmuran (Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian). Menteri Penerangan. Presiden Direktur Javasche Bank. Pimpinan Masyumi. Ketua Korp Mubalig Indonesia (KMI). Gubernur Bank Indonesia Pertama.

Raden Tumenggung Setia Pahlawan (Abdul Kadir)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 114/TK/1999, tanggal 13 November 1999
Berasal dari Kalimantan Barat     Usia saat meninggal : 104 tahun
Lahir : 1771   di Sintang, Kalimantan Barat
Gugur/Meninggal : 1875   di Tanjung Suka Dua, Melawi, Kalimantan Barat
  Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Natali Mangguk Liang, Melawi, Kalimantan Barat
Kategori : Perjuangan
 Kepala Pemerintahan Melawi. Berperang melawan Pasukan Kolonial Belanda. Berhasil mengembangkan potensi perekonomian wilayah Melawi dan mempersatukan Suku Dayak dengan Melayu.

Fatmawati (Hj. Fatmawati Soekarno)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 118/TK/2000, tanggal 4 November 2000
Berasal dari Bengkulu     Usia saat meninggal : 57 tahun
Lahir : Senin Pahing, 5 Februari 1923   di Bengkulu, Indonesia
Gugur/Meninggal : Rabu Kliwon, 14 Mei 1980   di Kuala Lumpur, Malaysia
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : TPU Karet Bivak, Jakarta
Kategori : Politik
 Penjahit Bendera Nasional Indonesia Pertama, Aktifis Sosial, Istri Presiden Sukarno

Arie Frederik Lasut (A.F. Lasut)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 12/TK/1969, tanggal 20 Mei 1969
Berasal dari Sulawesi Utara     Usia saat meninggal : 30 tahun
Lahir : Sabtu Pahing, 6 Juli 1918   di Kapataran, Lembean Timur, Minahasa, Sulawesi Utara
Gugur/Meninggal : Sabtu Kliwon, 7 Mei 1949   di Pakem, Sleman, Yogyakarta
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : TPU Sasanalaya, Jl Ireda No. 4 Yogyakarta.
Kategori : Politik
 Kepala Pertambangan dan Geologi RI ke 1. Terlibat dalam perang kemerdekaan Indonesia serta pengembangan pertambangan dan geologi. Akhirnya ditembak mati oleh Belanda.

Maria Walanda Maramis (Maria Josephine Catherine Maramis)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 12/TK/1969, tanggal 20 Mei 1969
Berasal dari Sulawesi Utara     Usia saat meninggal : 51 tahun
Lahir : Minggu Kliwon, 1 Desember 1872   di Kema, Sulawesi Utara
Gugur/Meninggal : Selasa Wage, 22 April 1924   di Maumbi, Sulawesi Utara
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Maria Walanda Maramis, Desa Maumbi Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Kategori : Pergerakan
 Pendidik dan Penggiat Hak-Hak Perempuan. Sosok pendobrak adat, pejuang kemajuan dan emansipasi perempuan di dunia politik dan pendidikan. Pendiri Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunannya (PIKAT)

Martha Christina Tiahahu

Pahlawan Nasional : Keppres No. 12/TK/1969, tanggal 20 Mei 1969
Berasal dari Maluku     Usia saat meninggal : 17 tahun
Lahir : Sabtu Legi, 4 Januari 1800   di Abubu, Nusa Laut, Maluku, Indonesia
Gugur/Meninggal : Jumat Pon, 2 Januari 1818   di Laut Banda, Maluku, Indonesia
Zodiak : Capricorn       Shio, Unsur, Sifat : Kambing, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Karang Panjang, Ambon Maluku (Patung, Monumen yang menghadap laut)
Kategori : Perjuangan
 Pejuang Kemerdekaan yang unik yaitu seorang puteri remaja yang turut dalam pertempuran melawan tentara kolonial Belanda dalam perang Pattimura tahun 1817. Meninggal dalam tahanan Belanda.

W. R. Supratman (Wage Roedolf Soepratman)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 16/TK/1971, tanggal 20 Mei 1971
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 35 tahun
Lahir : Senin Wage, 9 Maret 1903   di Jatinegara, Jakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Rabu Wage, 17 Agustus 1938   di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Jalan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur
Kategori : Pergerakan
 Aktifis Pergerakan Nasional. Pencipta lagu Kebangsaan Indonesia : "Indonesia Raya" (1924). Pada malam penutupan Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928, WR Soepratman memperdengarkan lagu ciptaannya "Indonesia Raya", dan pada saat itulah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan di depan umum. Semua yang hadir terpukau mendengarnya. Dengan cepat lagu itu terkenal di kalangan pergerakan nasional. Apabila partai-partai politik mengadakan kongres, maka lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan. Lagu itu merupakan perwujudan rasa persatuan dan kehendak untuk merdeka.

R. E. Martadinata (Laksamana Laut Raden Eddy Martadinata)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 220 Tahun 1966, tanggal 7 Oktober 1966
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 45 tahun
Lahir : Selasa Wage, 29 Maret 1921   di Bandung, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Kamis Legi, 6 Oktober 1966   di Gunung Riung Gunung, Pangalengan, Indonesia
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Militer
 Menteri/Panglima Angkatan Laut (1959 - 1966). Duta Besar RI untuk Pakistan. Tokoh Angkatan Laut RI yang disegani.

Dewi Sartika (Raden Dewi Sartika)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 252 Tahun 1966, tanggal 1 Februari 1966
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 62 tahun
Lahir : Kamis Legi, 4 Desember 1884   di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Kamis Legi, 11 September 1947   di Tasikmalaya, Jawa Barat
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Pemakaman Bupati Bandung di Jalan Karang Anyar, Bandung, Jawa Barat.
Kategori : Pendidikan
 Tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita. Mendirikan Sekolah Pertama untuk Perempuan.

Supeno (Soepeno)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 39/TK/1970, tanggal 13 Juli 1970
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 32 tahun
Lahir : Senin Pon, 12 Juni 1916   di Kota Pekalongan, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Kamis Pon, 24 Februari 1949   di Ganter, Ngliman, Sawahan, Nganjuk, Jawa Timur
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Naga, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Semaki, Yogyakarta.
Kategori : Kemerdekaan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Menteri Pemuda dan Pembangunan RI. Gugur/meninggal tanggal 24 Februari 1949 saat berperang melawan Belanda pada Agresi Militer Belanda ke 2.

Abdul Halim (K.H. Abdoel Halim)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 41/TK/2008, tanggal 6 November 2008
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 74 tahun
Lahir : Minggu Kliwon, 26 Juni 1887   di Desa Cibolerang, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Kamis Pon, 17 Mei 1962   di Desa Pasirayu, Kecamatan Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : MPN KH Abdul Halim, Kompleks Pondok Pesantren Santi Asromo, Desa Pasirayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kategori : Politik
 K.H. Abdoel Halim adalah Pejuang Kemerdekaan, Penulis, Pendidik, dan Organisatoris Ulung. Anggota BPUPKI (1945). Anggota Komite Nasional indonesia Pusat (KNIP) dan Anggota Konstituante (tahun 1955). Bupati Majalengka, Pendiri Pesantren Santi Asromo dan sekolah lainnya (tahun 1942). Pendiri Majlis Ilmu (tahun 1911). Pendiri Hayatul Qulub (tahun 1912), Pendiri sekolah/madrasah Jam'iyah I'anah al-Muta'alimin (tahun 1916), Pendiri Persyarikatan Ulama, Fatimiyah beserta usaha pendukungnya (tahun 1917).

Natsir (Dr. Mohammad Natsir)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 41/TK/2008, tanggal 6 November 2008
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 84 tahun
Lahir : Jumat Legi, 17 Juli 1908   di Alahan Panjang, Lembah Gumanti, Solok, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 6 Februari 1993   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta.
Kategori : Agama
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Politisi, Sastrawan, Penulis (45 buku). Tokoh Sederhana Sepanjang Zaman. Perdana Menteri Indonesia Ke 5. Menteri Komunikasi dan Informatika ke 2. Pendiri dan Pemimpin Partai Masyumi. Presiden Liga Muslim se-Dunia (World Muslim Congress), Ketua Dewan Masjid se-Dunia.

Sutomo (Bung Tomo, Mayor Jenderal Soetomo)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 41/TK/2008, tanggal 6 November 2008
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 61 tahun
Lahir : Minggu Pahing, 3 Oktober 1920   di Surabaya, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Rabu Legi, 7 Oktober 1981   di Padang Arafah, Arab Saudi
Zodiak : Libra       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : TPU (Tempat Pemakamna Umum) Ngagel, Surabaya, Jawa Timur.
Kategori : Kemerdekaan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Jurnalis, Orator Ulung. Termasuk Pendiri Tentara Keamanan Rakyat. Mayor Jenderal TNI AD, Koordinator Bidang Informasi dan Perlengkapan Perang untuk AD, AL, AU. Salah satu Pemimpin yang menggerakkan Rakyat Surabaya dalam pertempuran melawan Inggris yang ditunggangi Penjajah Belanda (terutama 10 November 1945). Pemimpin Redaksi Kantor Berita Indonesia Antara di Surabaya 1945. Anggota DPR. Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang Bersenjata/Veteran sekaligus Menteri Sosial Ad Interim.

Nyai Ahmad Dahlan (Siti Walidah, Nyai Achmad Dachlan)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 42/TK/1971, tanggal 22 September 1971
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 74 tahun
Lahir : 1872   di Kauman, Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Jumat Pon, 31 Mei 1946   di Kauman, Yogyakarta, Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Masjid Gedhe Kauman, Gondomanan, Yogyakarta.
Kategori : Agama
 Tokoh Emansipasi Perempuan. Tokoh Pembaharu Islam. Pendiri dan Pemimpin Aisyiyah. Berpastiripasi dalam diskusi perang bersama Jenderal Sudirman dan Presiden Sukarno. Tokoh Muhammadiyah, istri K.H. Ahmad Dahlan.

Ageng Tirtayasa (Sultan Ageng Tirtajasa, Sultan Abdul Fathi Abdul Fattah)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 45/TK/1970, tanggal 1 Agustus 1970
Berasal dari Banten     Usia saat meninggal : 61 tahun
Lahir : 1631   di Banten, Indonesia
Gugur/Meninggal : 1692   di Penjara Batavia (Jakarta), Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Kambing, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Makam Raja-Raja (Sultan) Banten, Mesjid Agung Banten.
Kategori : Perjuangan
 Sultan (Raja/Pemimpin) Kesultanan Banten pada periode 1651 - 1683 yang memimpin perjuangan melawan penjajah Belanda (VOC). Beliau berusaha mewujudkan Banten sebagai kerajaan Islam terbesar, meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan membuka sawah-sawah baru dan mengembangkan irigasi. Di bidang keagamaan, beliau mengangkat Syekh Yusuf Al-Makasari (juga Pahlawan Nasional) sebagai mufti kerajaan dan penasehat sultan.

Pangeran Sambernyowo (KGPAA Mangkunegoro I, Raden Mas Said)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 48/TK/1988, tanggal 17 Agustus 1988
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 70 tahun
Lahir : Sabtu Legi, 7 April 1725   di Kraton Kartasura, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Senin Pon, 28 Desember 1795   di Surakarta, Jawa Tengah
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Astana Mangadeg (Komplek Makam Raja-raja Mangkunegara I, II, III), Desa Karang Bangun Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Kategori : Politik
 Pendiri Praja Mangkunegaran, Pendiri Istana Mangkunegaran. Memimpin Perjuangan melawan Penjajah Belanda di Jawa Tengah. Dikenal dekat dengan rakyat. Julukan Pangeran Sambernyawa diberikan VOC, karena dalam setiap peperangan selalu membawa kematian bagi lawannya.

Harun Thohir (Kopral KKO Harun bin Said, Thohir bin Mandar, Tahir)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 50/TK/1968, tanggal 17 Oktober 1968
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 21 tahun
Lahir : Jumat Legi, 4 April 1947   di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur,
Gugur/Meninggal : Kamis Pon, 17 Oktober 1968   di Singapura
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Militer
 Pejuang pada masa Konfrontasi Indonesia dengan Malaysia. Gugur di Singapura.

Usman Janatin (Serda. KKO. Oesman Djanatin bin Haji Mohammad Ali)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 50/TK/1968, tanggal 17 Oktober 1968
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 25 tahun
Lahir : Kamis Pon, 18 Maret 1943   di Dukuh Tawangsari, Desa Jatisaba, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Kamis Pon, 17 Oktober 1968   di Singapura
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Kambing, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Militer
 Pejuang pada masa Konfrontasi Indonesia dengan Malaysia. Gugur di Singapura.

J. Leimena (dr. Johanes Leimena)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 52/TK/2010, tanggal 11 November 2010
Berasal dari Maluku     Usia saat meninggal : 72 tahun
Lahir : Senin Pahing, 6 Maret 1905   di Ambon, Maluku
Gugur/Meninggal : Selasa Pon, 29 Maret 1977   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta
Kategori : Politik
 Wakil Perdana Menteri, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Ditribusi, Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan, Ketua Umum Partai Kristen Indonesia (Parkindo), Pendiri GMKI.

J.A. Dimara (Mayor TNI Johannes Abraham Dimara)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 52/TK/2010, tanggal 11 November 2010
Berasal dari Papua     Usia saat meninggal : 84 tahun
Lahir : Minggu Legi, 16 April 1916   di Korem, Biak Utara, Papua
Gugur/Meninggal : Jumat Wage, 20 Oktober 2000   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Naga, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Politik
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia di Papua terhadap Belanda. Ketua OPI (Organisasi Pembebasan Irian Barat). Bersama Bung Karno ikut menyerukan Trikora di Yogyakarta.

Hamengkubuwana IX (Sri Sultan Hamengkuwubono IX)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 53/TK/1990, tanggal 30 Juli 1990
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 76 tahun
Lahir : Jumat Legi, 12 April 1912   di Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Minggu Pon, 2 Oktober 1988   di Washington, D.C., Amerika Serikat
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Astana Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta
Kategori : Politik
 Raja Kesultanan Yogyakarta. Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Wakil Presiden Indonesia Kedua. Gubernur DIY Pertama. Menteri Koordinator Perekonomian Pertama. Menteri Pertahanan. Bapak Pramuka Indonesia.

Achmad Subardjo (Prof. Mr. R. Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 58/TK/2009, tanggal 9 November 2009
Berasal dari DKI Jakarta     Usia saat meninggal : 82 tahun
Lahir : Senin Pon, 23 Maret 1896   di Karawang, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Jumat Wage, 15 Desember 1978   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Cipayung, Bogor, Jawa Barat.
Kategori : Politik
 Tokoh Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Diplomat. Anggota BPUPKI dan PPKI. Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama.

Herman Johannes (Prof. Dr. Ir. Herman Johannes)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 58/TK/2009, tanggal 9 November 2009
Berasal dari NTT (Nusa Tenggara Timur)     Usia saat meninggal : 80 tahun
Lahir : Selasa Pahing, 28 Mei 1912   di Rote, NTT, Indonesia
Gugur/Meninggal : Sabtu Wage, 17 Oktober 1992   di Yogyakarta, Indonesia
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Pemakaman Keluarga UGM di Sawitsari, Caturtunggal, Depok, Yogyakarta
Kategori : Politik
 Cendekiawan, Politikus, Ilmuwan Indonesia. Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia ke-7. Banyak mengabdikan dirinya (ilmunya) untuk kebutuhan rakyat kecil. Rektor Universitas Gadjah Mada ke 2.

John Lie (Laksda Lie Tjeng Tjoan, Jahja Daniel Dharma)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 58/TK/2009, tanggal 9 November 2009
Berasal dari Sulawesi Utara     Usia saat meninggal : 77 tahun
Lahir : Kamis Legi, 9 Maret 1911   di Manado, Sulawesi Utara
Gugur/Meninggal : Sabtu Pahing, 27 Agustus 1988   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Militer
 Laksamana Muda TNI Angkatan Laut. Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Komandan Kapal Perang Rajawali. Mendapat penghargaan Bintang Mahaputera Utama dan Bintang Mahaputera Adipradana.

W.Z. Johannes (Prof. Dr. Wilhelmus Zakaria Johannes)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 6/TK/1968, tanggal 27 Maret 1968
Berasal dari NTT (Nusa Tenggara Timur)     Usia saat meninggal : 57 tahun
Lahir : 1895   di Termanu, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.
Gugur/Meninggal : Kamis Legi, 4 September 1952   di Den Haag, Belanda
  Shio, Unsur, Sifat : Kambing, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Pemakaman Umum (TPU) Jati Petamburan, Jakarta Pusat.
Kategori : Pembangunan
 Pendidik dan Pejuang Pergerakan Nasional. Ahli Rontgen Pertama Indonesia. Pelopor Medis Bidang Radiologi. Turut mendirikan Badan Persiapan Persatuan Kristen (BPPK), yang menjelma menjadi Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Ketua Partai Kristen Nasional (PKN). Juga membentuk organisasi perjuangan, yakni Gerakan Rakyat Indonesia Sunda Kecil (GRISK) untuk mempertahankan Kemerdekaan RI. Anggota BP KNIP (Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat). Presiden (Rektor) Universitas Indonesia.

Tien Suharto (Ny. Hj. Raden Ayu Fatimah Siti Hartinah Soeharto)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 60/TK/1996, tanggal 30 Juli 1996
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 72 tahun
Lahir : Kamis Legi, 23 Agustus 1923   di Desa Jaten, Surakarta (Solo), Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Minggu Pon, 28 April 1996   di Rumah Sakit Gatot Subroto, Jakarta, Indonesia
Zodiak : Virgo       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Astana Giri Bangun, Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Kategori : Pembangunan
 Ibu Negara Republik Indonesia (1967 - 1996), Istri Presiden Suharto, aktif dalam Kegiatan Sosial dan Budaya. Penggagas sekaligus Pendiri Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Anggota Laskar Putri Indonesia (LPI), penunjang kesuksesan perjuangan.

Halim Perdanakusuma (Marsda. Abdul Halim Perdana Kusuma)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 63/TK/1975, tanggal 9 Agustus 1975
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 25 tahun
Lahir : Sabtu Pon, 18 November 1922   di Sampang, Madura, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Minggu Kliwon, 14 Desember 1947   di Lumut, Perak, Malaysia
Zodiak : Scorpio       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Kemerdekaan
 Tokoh Awal di Angkatan Udara RI. Bertugas sebagai Perwira Operasi, antara lain menembus blokade udara Belanda, mengatur siasat serangan udara atas daerah lawan, operasi penerjunan pasukan di luar Jawa, penyelenggaraan operasi penerbangan dalam rangka pembinaan wilayah, membangun AURI khususnya di Sumatera. Beliau gugur saat pesawatnya kembali dari usaha mencari bantuan ke luar negeri.

I Gusti Ngurah Rai (Brigjen I Gusti Ngurah Rai)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 63/TK/1975, tanggal 9 Agustus 1975
Berasal dari Bali     Usia saat meninggal : 29 tahun
Lahir : Selasa Kliwon, 30 Januari 1917   di Desa Carangsari, Petang, Kabupaten Badung, Bali
Gugur/Meninggal : Rabu Legi, 20 November 1946   di Marga, Tabanan, Bali
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Candi Margarana, Kabupaten Tabanan, Bali.
Kategori : Kemerdekaan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Pemimpin Perang Puputan Margarana di Bali.

Iswahyudi (Marsma. R. Iswahjoedi)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 63/TK/1975, tanggal 9 Agustus 1975
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 29 tahun
Lahir : Senin Legi, 15 Juli 1918   di Surabaya, Jawa Timur.
Gugur/Meninggal : Minggu Kliwon, 14 Desember 1947   di Tanjung Hantu, Malaysia
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Kemerdekaan
 Tokoh Awal di Angkatan Udara. Gugur saat perang mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Supriyadi (Soedanco Soeprijadi, Suprijadi)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 63/TK/1975, tanggal 9 Agustus 1975
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 22 tahun
Lahir : Jumat Wage, 13 April 1923   di Trenggalek, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : 1945   di Biltar, Jawa Timur (sebagian menyatakan hilang, namun dipastikan gugur sebelum 17 Agustus 1945).
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Di Depan bekas markas PETA, Jl. Soedanco Soepriyadi, Blitar, Jawa Timur (Monumen/Patung)
Kategori : Militer
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Pemimpin pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air (PETA) Penjajah Jepang di Blitar. Menteri Keamanan Rakyat Republik Indonesia ke-1.

Sultan Mahmud Badaruddin II (Raden Hasan Pangeran Ratu)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 63/TK/1984, tanggal 29 Oktober 1984
Berasal dari Sumatera Selatan     Usia saat meninggal : 84 tahun
Lahir : Senin Legi, 1 Rajab 1181 H (23 November 1767)   di Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Gugur/Meninggal : Minggu Wage, 26 September 1852   di Ternate, Maluku Utara, Indonesia
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Pekuburan Islam Kelurahan Makassar Barat, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia.
Kategori : Perjuangan
 Raja terbesar di Kesultanan Palembang Darussalam (memerintah tahun 1803-1813 dan 1818-1821). Memimpin pertempuran melawan Penjajah Inggris dan Belanda, salah satu peperangan terbesar adalah Perang Menteng (dari kata Muntinghe) 11-15 Juni 1819 yang dimenangkan pasukan Sultan Mahmud Badaruddin II. Pada Pertempuran terakhir 22 Mei - 24 Juni 1821, Belanda berhasil mengalahkan Kesultanan Palembang. Tanggal 13 Juli 1821, sultan beserta sebagian keluarganya diasingkan ke Pulau Ternate, Maluku Utara. Selama 31 tahun beliau diasingkan di Ternate, dan tanggal 26 September 1852, di Ternate, beliau meninggal dunia dalam usia 84 tahun.

Zainal Mustafa (K.H. Zaenal Moesthofa, Hoedaeni)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 64/TK/1972, tanggal 6 November 1972
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 45 tahun
Lahir : 1899   di Bageur, Cimerah, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Rabu Kliwon, 25 Oktober 1944   di Ancol, Jakarta Utara, Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Babi, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Sukamanah, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin perjuangan/pertempuran melawan penjajah Jepang di Tasikmalaya. Salah satu yang terkenal adalah Pertempuran Singaparna (25 Februari 1944). Pendiri sekaligus Pemimpin Pondok Pesantren Sukamanah di Tasikmalaya. Terkenal sebagai Ulama yang Berani, Tegas, dan anti penjajahan.

Adenan Kapau Gani (Mayjen. dr. Adnan Kapau Gani)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 66/TK/2007, tanggal 9 November 2007
Berasal dari Sumatera Selatan     Usia saat meninggal : 63 tahun
Lahir : Sabtu Legi, 16 September 1905   di Palembayan, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Senin Kliwon, 23 Desember 1968   di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan
Zodiak : Virgo       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Ksatria Ksetra Siguntang, Palembang, Sumatera Selatan.
Kategori : Politik
 Aktifis Kemerdekaan. Wakil Perdana Menteri dan Menteri Kemakmuran. Gubernur Militer Sumatera Selatan. Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian. Rektor Universitas Sriwijaya.

Ida Anak Agung Gde Agung (Mr. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 66/TK/2007, tanggal 9 November 2007
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 77 tahun
Lahir : Minggu Legi, 24 Juli 1921   di Gianyar, Bali, Indonesia
Gugur/Meninggal : Kamis Pahing, 22 April 1999   di Gianyar, Bali, Indonesia
Zodiak : Leo       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Puri Agung Gianyar, Bali (Monumen).
Kategori : Politik
 Raja Gianyar Bali. Aktifis Kemerdekaan Indonesia, Ahli Sejarah, Tokoh Politik Indonesia. Menteri Dalam Negeri. Menteri Luar Negeri. Duta Besar RI di Belgia, Portugal, Perancis, Austria.

Mustopo (Mayjen. Prof. Dr. Moestopo)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 66/TK/2007, tanggal 9 November 2007
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 73 tahun
Lahir : Minggu Pon, 13 Juli 1913   di Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Senin Wage, 29 September 1986   di Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Kerbau, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, Jawa Barat.
Kategori : Militer
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Dokter gigi Indonesia dan Pendidik. Menteri Pertahanan Ad. Interim. Penasehat Jenderal Sudirman. Panglima Pasukan Penggempur dan Panglima Teritorial Jawa Timur. Pendiri dan Ketua Yayasan Pendidikan Prof. Dr. Moestopo.

Slamet Riyadi (Brigjen. Ignatius Slamet Rijadi)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 66/TK/2007, tanggal 9 November 2007
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 23 tahun
Lahir : Selasa Wage, 26 Juli 1927   di Surakarta, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 4 November 1950   di Ambon, Maluku, Indonesia
Zodiak : Leo       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : 1. Taman Makam Pahlawan (TMP) depan klompeks Taman Jurug Jebres Solo, Jawa Tengah. 2. Ambon, Maluku.
Kategori : Kemerdekaan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Brigadir Jenderal Angkatan Darat. Memimpin pasukan Indonesia di beberapa daerah di Jawa Tengah, termasuk Ambarawa dan Semarang untuk melawan penjajah Belanda. Gugur/meninggal saat memadamkan pemberontakan RMS di Maluku yang didukung Belanda.

L. N. Palar (Mr. Lambertus Nicodemus Palar)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 68/TK/2013, tanggal 6 November 2013
Berasal dari Sulawesi Utara     Usia saat meninggal : 80 tahun
Lahir : Selasa Pahing, 5 Juni 1900   di Rurukan, Tomohon, Sulawesi Utara
Gugur/Meninggal : Senin Pon, 12 Februari 1981   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Politik
 Diplomat, Perunding dalam Usaha Pengakuan Internasional Kemerdekaan Indonesia. Duta Besar RI untuk PBB. Duta Besar RI di India, Jerman Timur, Uni Soviet, Amerika Serikat,

Rajiman Wedyodiningrat (dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat, M.Art)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 68/TK/2013, tanggal 6 November 2013
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 73 tahun
Lahir : Senin Pahing, 21 April 1879   di Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Sabtu Pahing, 20 September 1952   di Ngawi, Jawa Timur, Indonesia
Zodiak : Taurus       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Makam Pahlawan Dr. Wahidin Soedirohoesodo, Malati, Sleman, Yogyakarta
Kategori : Politik
 Tokoh Pendiri Republik Indonesia. Pendiri dan Ketua organisasi Boedi Oetomo. Ketua BPUPKI. Anggota DPA. Pemimpin sidang DPR pertama saat Indonesia menjadi NKRI. Dokter ahli penyakit pes.

T.B. Simatupang (Letjen. Dr. HC Tahi Bonar Simatupang)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 68/TK/2013, tanggal 6 November 2013
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 69 tahun
Lahir : Rabu Pon, 28 Januari 1920   di Sidikalang, Sumatera Utara
Gugur/Meninggal : Senin Wage, 1 Januari 1990   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta
Kategori : Kemerdekaan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Penulis. Kepala Staf Angkatan Perang RI (1950-1954). Penasihat Militer di Departemen Pertahanan RI (1954-1959). Perumus Sumpah Prajurit dan Sapta Marga TNI. Ketua PGI (Persekutuan Gereja Indonesia), Ketua Majelis Pertimbangan PGI, Ketua Dewan Gereja Asia, Ketua Dewan Gereja se-Dunia. Ketua Yayasan Universitas Kristen Indonesia (UKI). Ketua Yayasan Institut Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (IPPM).

Abdulrahman Saleh (Marsda. Prof. dr. Abdulrachman Saleh, Sp.F.)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 71/TK/1974, tanggal 9 November 1974
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 38 tahun
Lahir : Kamis Kliwon, 1 Juli 1909   di Jakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Selasa Pahing, 29 Juli 1947   di Maguwoharjo, Sleman, DI Yoyakarta.
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Monumen Perjuangan TNI AU Dusun Ngoto, Desa Tamanan, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta
Kategori : Kemerdekaan
 Tokoh Awal di Angkatan Udara, Aktifis Kemerdekaan. Bapak Fisiologi Kedokteran Indonesia. Tokoh, Pendiri, dan Ketua organisasi Radio Republik Indonesia (RRI), beliau juga banyak membantu dalam hal keuangan dan teknis. Beliau putra dr. Mohammad Saleh (salah seorang pendiri Budi Utomo, terkenal sebagai dokter yang dermawan dan banyak membantu perjuangan rakyat Probolinggo Jawa Timur).

Adisucipto (Marsda. Mas Agustinus Adisoetjipto)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 71/TK/1974, tanggal 9 November 1974
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 31 tahun
Lahir : Senin Wage, 3 Juli 1916   di Salatiga, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Selasa Pahing, 29 Juli 1947   di Bantul, Yogyakarta
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Naga, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Monumen Perjuangan TNI AU Dusun Ngoto, Desa Tamanan, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta.
Kategori : Kemerdekaan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Bapak Penerbang Republik Indonesia. Tokoh Awal di Angkatan Udara. Pendiri Sekolah Penerbang di Yogyakarta (15 November 1945). Menjadi Wakil Kepala Staf yang pertama dengan pangkat Komodor Muda Udara (sejak 9 April 1946). Gugur bersama Abdulrachman Saleh saat menembus blokade udara Belanda (29 Juli 1947).

Teuku Nyak Arief

Pahlawan Nasional : Keppres No. 71/TK/1974, tanggal 9 November 1974
Berasal dari NAD (Aceh)     Usia saat meninggal : 46 tahun
Lahir : Senin Wage, 17 Juli 1899   di Ulee Lheue, Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 4 Mei 1946   di Takengon, Aceh Tengah, NAD, Indonesia
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Tanah pemakaman keluarga di Lamreung (dua kilometer dari Lamnyong), Banda Aceh, NAD, Indonesia.
Kategori : Politik
 Pejuan Kemerdekaan Indonesia. Bangsawan Aceh, Orator Ulung. Gubernur Pertama Aceh (Residen). Ketua National Indische Partij cabang Kutaraja (1919). Panglima Sagi XXVI Mukim wilayah Aceh Besar. Anggota Dewan Rakyat Volksraad. Pendiri Fraksi Nasional di Dewan Rakyat. Pendiri Perguruan Taman Siswa di Kutaraja (bersama Mr. Teuku Muhammad Hasan). Pemimpin gerakan bawah tanah menentang penjajahan Belanda di Aceh (sejak 1932).

Sultan Nuku (Nuku Muhammad Amiruddin Kaicil Paparangan)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 71/TK/1995, tanggal 7 Agustus 1995
Berasal dari Maluku Utara     Usia saat meninggal : 67 tahun
Lahir : 1738   di Soasiu, Tidore, Maluku Utara, Indonesia
Gugur/Meninggal : Kamis Legi, 14 November 1805   di Tidore, Maluku Utara, Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Makam Sultan Nuku, di Lingkungan Soambelo, Kelurahan Soa Sio, Tidore, Maluku Utara.
Kategori : Perjuangan
 Sultan (Raja) ke 30 di Kerajaan Tidore (Kesultanan Tidore), dan Tidore mencapai puncak kejayaannya pada saat diperintah Sultan Nuku. Beliau sekaligus sebagai Jou Barakati (Panglima Perang) yang memimpin Pertempuran laut maupun darat melawan Pasukan Kolonial Belanda, dengan cita-cita membebaskan seluruh kepulauan Maluku Utara (Maloko Kie Raha) dari penjajah bangsa asing.

Tuanku Tambusai (Tuanku Haji Muhammad Saleh)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 71/TK/1995, tanggal 7 Agustus 1995
Berasal dari Riau     Usia saat meninggal : 98 tahun
Lahir : Jumat Pon, 5 November 1784   di Dalu-dalu, Nagari Tambusai, Rokan Hulu, Riau, Indonesia.
Gugur/Meninggal : Minggu Pon, 12 November 1882   di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia
Zodiak : Scorpio       Shio, Unsur, Sifat : Naga, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia
Kategori : Perjuangan
 Memimpin pasukan gabungan Dalu-dalu, Lubuksikaping, Padanglawas, Angkola, Mandailing, dan Natal untuk berperang melawan Pasukan Kolonial Belanda dalam Perang Padri bersama Tuanku Imam Bonjol. Terkenal sebagai "De Padrische Tijger van Rokan" (Harimau Paderi dari Rokan). Penyebar Agama Islam.

Yusuf Al-Makasari (Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makasari)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 71/TK/1995, tanggal 7 Agustus 1995
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 73 tahun
Lahir : Jumat Wage, 3 Juli 1626   di Gowa, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 23 Mei 1699   di Cape Town, Afrika Selatan
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Macan, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Macassar Faure, Afrika Selatan
Kategori : Agama
 Bangsawan dari Kerajaan Goa (sulawesi Selatan). Mufti (penasehat spiritual) di Kerajaan Banten. Memimpin tentara Makassar dan Bugis membantu Rakyat Banten melawan Penjajah Belanda/VOC (pada massa Sultan Ageng Tirtayasa dan Pangeran Purbaya). Ditangkap Belanda tahun 1684 dan ditahan di Cirebon, dipindah ke Batavia (Jakarta), selanjutnya dibuang ke pulau Ceylon (Sri Lanka). Di Sri Lanka, Beliau membentuk Jaringan Islam yang luas, dan melalui murid-muridnya di Nusantara terus mengobarkan perlawanan terhadap Belanda. Akhirnya diasingkan ke Zandvliet, Afrika Selatan. Disini beliau terus menyebarkan Agama Islam sekaligus semangat anti penjajahan terhadap rakyat Afrika Selatan, sampai wafat (23 Mei 1699). Nelson Mandela menyebutnya sebagai "Salah Seorang Putra Afrika Terbaik".

Raja Haji Fisabilillah (Pangeran Sutawijaya, Panembahan Senopati)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 72/TK/1997, tanggal 11 Agustus 1997
Berasal dari Riau     Usia saat meninggal : 59 tahun
Lahir : 1725   di Kota Lama, Ulusungai, Riau, Indonesia
Gugur/Meninggal : Jumat Pon, 18 Juni 1784   di Teluk Ketapang, Melaka (sekarang Malaysia).
  Shio, Unsur, Sifat : Ular, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Pulau Penyengat, Indera Sakti, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Kategori : Perjuangan
 Raja (Yang Dipertuan Muda) Kerajaan Melayu Riau-Lingga-Johor-Pahang IV. Berhasil membangun pulau Biram Dewa di sungai Riau Lama. Memimpin Perlawanan terhadap Pasukan Kolonial Belanda. Seorang Pujangga Besar, Sastrawan yang berjasa besar meletakkan dasar-dasar Bahasa Indonesia.

A.H. Nasution (Jenderal Besar Dr. Abdul Harris Nasution)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 73/TK/2002, tanggal 6 November 2002
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 81 tahun
Lahir : Selasa Pahing, 3 Desember 1918   di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara
Gugur/Meninggal : Selasa Wage, 5 September 2000   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Militer
 Jenderal Besar TNI, Ahli Perang Gerilya, Panglima Angkatan Perang, Ketua MPRS, Menteri Pertahanan, sebagai KSAD sebanyak 2 Kali.

Andi Djemma

Pahlawan Nasional : Keppres No. 73/TK/2002, tanggal 6 November 2002
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 64 tahun
Lahir : Selasa Legi, 15 Januari 1901   di Palopo, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : Selasa Legi, 23 Februari 1965   di Makassar, Sulawesi Selatan
Zodiak : Capricorn       Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan Panaikang, Makassar, Sulawesi Selatan
Kategori : Kemerdekaan
 Raja (Datu) Luwu. Aktifis Kemerdekaan, memimpin Perlawanan Semesta Rakyat Luwu terhadap Belanda selama Revolusi Nasional

Djatikusumo (Jenderal Goesti Pangeran Harjo Djatikoesoemo)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 73/TK/2002, tanggal 6 November 2002
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 75 tahun
Lahir : Minggu Pahing, 1 Juli 1917   di Surakarta, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Sabtu Wage, 4 Juli 1992   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Cancer       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Wonogiri, Jawa Tengah
Kategori : Militer
 Pejuang dari Keraton Surakarta. Kepala Staf TNI Angkatan Darat yang pertama. Duta Besar RI. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata yang pertama. Menteri Perhubungan.

Iwa Kusumasumantri (Prof. Mr. Iwa Koesoema Soemantri)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 73/TK/2002, tanggal 6 November 2002
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 72 tahun
Lahir : Rabu Pahing, 31 Mei 1899   di Ciamis, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Sabtu Wage, 27 November 1971   di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : TPU Karet Bivak, Jakarta
Kategori : Politik
 Anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan, Rektor Pertama UNPAD. Menteri Sosial dan Perburuhan ke 1. Menteri Pertahanan.

Pong Tiku (Pongtiku, Nene Baso)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 73/TK/2002, tanggal 6 November 2002
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 61 tahun
Lahir : 1846   di Panggala Toraja Utara, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : Rabu Pon, 10 Juli 1907   di Sungai Sadan, Singki Rantepao, Toraja, Sulawesi Selatan
  Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kecamatan Rinding Allo kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Kategori : Perjuangan
 Bangsawan Toraja. Panglima Perang di Tana Toraja dan Toraja Utara yang memimpin perlawanan terhadap Penjajah Belanda.

Hazairin (Prof. Dr. Hazairin, SH)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 74/TK/1999, tanggal 13 Agustus 1999
Berasal dari Bengkulu     Usia saat meninggal : 69 tahun
Lahir : Rabu Wage, 28 November 1906   di Bukittinggi, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Kamis Wage, 11 Desember 1975   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Agama
 Pakar Hukum Adat, Aktifis Kemerdekaan, Pendidik. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia ke-11.

Ilyas Ya'kub (H. Ilyas Yakoub)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 74/TK/1999, tanggal 13 Agustus 1999
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 55 tahun
Lahir : 1903   di Asam Kumbang, Bayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Gugur/Meninggal : Sabtu Wage, 2 Agustus 1958   di Koto Barapak, Bayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
  Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Depan Masjid Raya Al-Munawarah Koto Barapak, Bayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Kategori : Agama
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Politisi, Wartawan. Pendiri PMI (Partai Muslimin Indonesia) Tahun 1930. Pendiri PERMI (Persatuan Muslim Indonesia, 1932). Ketua DPRD Sumatera Tengah.

Sutan Syahrir (Soetan Sjahrir)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 76 Tahun 1966, tanggal 9 April 1966
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 57 tahun
Lahir : Jumat Pahing, 5 Maret 1909   di Padang Panjang, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 9 April 1966   di Zurich, Swiss
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Politik
 Perdana Menteri Indonesia Pertama (Perdana Menteri termuda di dunia, usia 36 th). Menteri Dalam Negeri ke dua. Menteri Luar Negeri ke dua. Pendiri Partai Sosialis Indonesia (PSI). Pemimpin Redaksi Majalah Himpunan Pemuda Nasionalis. Penggagas Pendirian Himpunan Pemuda Nasionalis (1927), Jong Indonesie (Pemuda Indonesia) yang menjadi motor Konggres Pemuda Indonesia (1928). Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI Baru), 1932. Ketua delegasi RI pada Perundingan Linggarjati. Duta Besar Keliling (Ambassador-at-Large) RI.

Frans Kaisiepo

Pahlawan Nasional : Keppres No. 77/TK/1993, tanggal 14 September 1993
Berasal dari Papua     Usia saat meninggal : 57 tahun
Lahir : Senin Wage, 10 Oktober 1921   di Wardo, Biak, Papua, Indonesia
Gugur/Meninggal : Selasa Kliwon, 10 April 1979   di Jayapura, Papua, Indonesia
Zodiak : Libra       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Cendrawasih, Jayapura, Papua, Indonesia.
Kategori : Politik
 Nasionalis Papua dan Aktifis Kemerdekaan Indonesia yang membantu Pembentukan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Gubernur Papua ke 4.

Iskandar Muda (Sultan Iskandar Muda)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 77/TK/1993, tanggal 14 September 1993
Berasal dari NAD (Aceh)     Usia saat meninggal : 43 tahun
Lahir : 1593   di Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Gugur/Meninggal : Sabtu Pon, 27 September 1636   di Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
  Shio, Unsur, Sifat : Ular, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Makam Pahlawan Nasional Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, NAD, Indonesia.
Kategori : Perjuangan
 Sultan Aceh yang Terbesar dalam masa Kesultanan Aceh, yang berkuasa dari tahun 1607 sampai 1636, dengan reputasi internasional sebagai pusat perdagangan dan pembelajaran tentang Islam.

Marthen Indey

Pahlawan Nasional : Keppres No. 77/TK/1993, tanggal 14 September 1993
Berasal dari Papua     Usia saat meninggal : 74 tahun
Lahir : Kamis Pahing, 14 Maret 1912   di Doromena, Jayapura, Papua, Indonesia
Gugur/Meninggal : Kamis Kliwon, 17 Juli 1986   di Doromena, Jayapura, Papua, Indonesia
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Makam Pahlawan Nasional Marthen Indey, Kampung Sabron, Kabupaten Jayapura, Papua
Kategori : Militer
 Aktifis Kemerdekaan Indonesia yang membantu Pembentukan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), khususnya Pembebasan Papua dari Penjajah Belanda.

Silas Papare

Pahlawan Nasional : Keppres No. 77/TK/1993, tanggal 14 September 1993
Berasal dari Papua     Usia saat meninggal : 54 tahun
Lahir : Rabu Pahing, 18 Desember 1918   di Serui, Kepulauan Yapen, Papua, Indonesia
Gugur/Meninggal : Rabu Kliwon, 7 Maret 1973   di Serui, Kepulauan Yapen, Papua, Indonesia
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Serui, Kepulauan Yapen, Papua, Indonesia.
Kategori : Integrasi
 Nasionalis Papua dan Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Pendiri Partai Kemerdekaan Indonesia Irian (PKII). Pendiri Badan Perjuangan Irian di Yogyakarta

I Gusti Ketut Jlantik (Patih Jelantik)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 77/TK/1993, tanggal 15 September 1993
Berasal dari Bali     Usia saat meninggal : - tahun
Lahir : -   di Karangasem, Bali, Indonesia
Gugur/Meninggal : 1849   di Perbukitan Bale Pundak, Gunung Batur, Kintamani, Bali
Lokasi Makam/Monumen : Buleleng, Bali (Monumen)
Kategori : Perjuangan
 Patih Kerajaan Buleleng. Pemimpin Perang Puputan Jagaraga melawan Pasukan Kolonial Belanda.

Sultan Thaha Syaifuddin (Raden Thaha Adiningrat)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 79/TK/1977, tanggal 24 Oktober 1977
Berasal dari Jambi     Usia saat meninggal : 88 tahun
Lahir : 1816   di Istana Tanah Pilih Kampung Gedang Kerajaan Jambi, Jambi, Indonesia
Gugur/Meninggal : Selasa Pon, 26 April 1904   di Desa Betung Bedarah, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi.
  Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Muara Tebo, Kabupaten Tebo, Jambi.
Kategori : Perjuangan
 Raja terakhir di Kesultanan Jambi. Memimpin perang melawan Pasukan Kolonial Belanda (dari 1855 - 1904, hampir 50 tahun). Terkenal sebagai raja/sultan yang rendah hati, senang bergaul dengan rakyatnya dan sangat membenci Belanda. Gugur (ditangkap dan dibunuh) dalam peperangan tahun 1904 pada usia 88 tahun.

Radin Inten II (Radin Inten II gelar Kesuma Ratu)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 81/TK/1986, tanggal 23 Oktober 1986
Berasal dari Lampung     Usia saat meninggal : 22 tahun
Lahir : 1834   di Negara Ratu (Lampung), Indonesia
Gugur/Meninggal : Minggu Wage, 5 Oktober 1856   di Negara Ratu (Lampung), Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Desa Gedungharta, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan
Kategori : Perjuangan
 Raja di Negara Ratu (sekarang Provinsi Lampung), masih keturunan Fatahillah (Sunan Gunung Jati). Memperjuangkan kemakmuran rakyat Lampung dan memimpin Revolusi melawan Penjajah Belanda.

Suroso (Raden Pandji Soeroso)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 81/TK/1986, tanggal 23 Oktober 1986
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 87 tahun
Lahir : Jumat Pahing, 3 November 1893   di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Sabtu Pahing, 16 Mei 1981   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Scorpio       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Mojokerto, Jawa Timur
Kategori : Politik
 Bapak Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia. Anggota Boedi Oetomo. Gubernur Jawa Tengah Pertama. Wakil ketua BPUPKI, Anggota PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ke-4. Menteri Sosial ke-10. Menteri Pekerjaan Umum ke-12.

Bagindo Azizchan

Pahlawan Nasional : Keppres No. 82/TK/2005, tanggal 7 November 2005
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 36 tahun
Lahir : Jumat Legi, 30 September 1910   di Padang, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Sabtu Pahing, 19 Juli 1947   di Padang, Sumatera Barat
Zodiak : Libra       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia, Bukittinggi, Sumatera Barat.
Kategori : Kemerdekaan
 Walikota Padang ke 2. Meninggal setelah terlibat dalam sebuah pertempuran melawan Belanda.

Bau Massepe (Letjen. Andi Abdullah Bau Massepe)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 82/TK/2005, tanggal 7 November 2005
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 29 tahun
Lahir : 1918   di Massepe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : Minggu Kliwon, 2 Februari 1947   di Pare-Pare, Sulawesi Selatan
  Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan.
Kategori : Militer
 Pejuang heroik dan Panglima pertama TRI Divisi Hasanuddin. Pewaris tahta Kerajaan Bone, Gowa, Suppa, Allita, Sidenreng Rappang dan Sawito. Putra dari Andi Mappanyukki (juga Pahlawan Nasional)

Kiras Bangun (Garamata)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 82/TK/2005, tanggal 7 November 2005
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 90 tahun
Lahir : 1852   di Kampung Batu Karang, Kabupaten Karo, Sumatera Utara
Gugur/Meninggal : Kamis Legi, 22 Oktober 1942   di Karo, Sumatera Utara
  Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Desa Batukarang, Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin Gerilya yang menggalang kekuatan lintas agama di Sumatera Utara dan Aceh untuk menentang penjajahan Belanda.

HR. Rasuna Said (Hajjah Rangkayo Rasuna Said)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 84/TK/1974, tanggal 13 Desember 1974
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 55 tahun
Lahir : Rabu Kliwon, 14 September 1910   di Maninjau, Agam, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Selasa Pon, 2 November 1965   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Virgo       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Politik
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Penggiat Hak-Hak Perempuan. Anggota DPR RIS. Anggota DPA.

Nyi Ageng Serang (Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih Retno Edi)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 84/TK/1974, tanggal 13 Desember 1974
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 76 tahun
Lahir : 1752   di Serang, Purwodadi, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : 1828   di Yogyakarta, Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo, DI Yogyakarta
Kategori : Perjuangan
 Salah satu Panglima Perang melawan Kolonial Belanda pada Perang Diponegoro. Penasehat siasat perang Pangeran Diponegroro. Puteri Panembahan Notoprojo. Keturunan Sunan Kalijaga, Nenek moyang Ki Hajar Dewantara.

Nani Wartabone (H. Nani Wartabone)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 85/TK/2003, tanggal 6 November 2003
Berasal dari Gorontalo     Usia saat meninggal : 78 tahun
Lahir : Rabu Pahing, 30 Januari 1907   di Kampung Suwawa, Gorontalo
Gugur/Meninggal : Jumat Kliwon, 3 Januari 1986   di Suwawa, Gorontalo
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Nani Wartabone, Desa Bube (Kec. Suwawa), Kab. Bone Bolango, Gorontalo.
Kategori : Politik
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Proklamator Kemerdekaan Indonesia 23 Januari 1942 di Gorontalo. Residen Sulawesi Utara. Kepala pemerintahan di Gorontalo, Kepala Daerah Sulawesi Utara. Anggota MPRS, Anggota DPRGR, Anggota Dewan Perancang Nasional, Anggota DPA.

Hamengkubuwana I (Sri Sultan Hamengkuwubono I)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 85/TK/2006, tanggal 3 November 2006
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 74 tahun
Lahir : Jumat Kliwon, 6 Agustus 1717   di Kartasura, Indonesia
Gugur/Meninggal : Sabtu Wage, 24 Maret 1792   di Yogyakarta, Indonesia
Zodiak : Leo       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Astana Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta.
Kategori : Perjuangan
 Pendiri sekaligus Raja Pertama Kesultanan Yogyakarta, berjuang melawan Hindia Belanda di Yogyakarta. Raja terbesar dari keluarga Mataram sejak Sultan Agung.

Izaak Huru Doko (Izaac Huru Doko)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 85/TK/2006, tanggal 3 November 2006
Berasal dari NTT (Nusa Tenggara Timur)     Usia saat meninggal : 71 tahun
Lahir : Kamis Pon, 20 November 1913   di Seba, Pulau Sabu, Kupang, Nusa Tenggara Timur
Gugur/Meninggal : Senin Pahing, 29 Juli 1985   di Kupang, Nusa Tenggara Timur
Zodiak : Scorpio       Shio, Unsur, Sifat : Kerbau, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Kupang, Nusa Tenggara Timur (Monumen & Patung)
Kategori : Politik
 Aktifis Kemerdekaan dan Pendidik. Menteri Pengajaran NIT. Menteri Muda Penerangan NIT. Penggagas berdirinya Universitas Udayana di Denpasar Bali (1959) dan Undana Kupang (1962).

Nur Ali (KH. Noer Alie)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 85/TK/2006, tanggal 3 November 2006
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 78 tahun
Lahir : 1914   di Bekasi, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : 1992   di Bekasi, Jawa Barat
  Shio, Unsur, Sifat : Macan, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Kategori : Agama
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Pemimpin Islam dan Pendidik. Memimpin Tentara Mahasiswa selama Revolusi Nasional.

Opu Daeng Risadju (Famajjah, Fammajah)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 85/TK/2006, tanggal 3 November 2006
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 84 tahun
Lahir : 1880   di Palopo, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : Senin Pahing, 10 Februari 1964   di Palopo, Sulawesi Selatan
  Shio, Unsur, Sifat : Naga, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Perkuburan Raja-Raja Luwu, Lakkoe, Palopo, Sulawesi Selatan.
Kategori : Revolusi
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Bangsawan Keturunan Raja-raja Gowa, Bone dan Luwu. Cendekiawan, Wanita Politisi Pertama, berperang melawan Belanda selama Revolusi Nasional. Ketua PSII Wilayah Tanah Luwu Palopo.

Pajongga Daeng Ngalle (H. Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 85/TK/2006, tanggal 3 November 2006
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 57 tahun
Lahir : 1901   di Takalar, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : Minggu Wage, 23 Februari 1958   di Takalar, Sulawesi Selatan
  Shio, Unsur, Sifat : Kerbau, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Kategori : Integrasi
 Pejuang Pembentukan Republik Indonesia. Ketua Laskar Gerakan Muda Bajoang, dan Koordinator Serangan di Sulawesi Selatan selama Revolusi Nasional. Karaeng (Kepala Pemerintahan Distrik) Polongbangkeng.

Sultan Daeng Raja (Hadji Andi Sultan Daeng Radja)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 85/TK/2006, tanggal 3 November 2006
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 68 tahun
Lahir : Minggu Kliwon, 20 Mei 1894   di Matekko, Gantarang,
Gugur/Meninggal : Jumat Pon, 17 Mei 1963   di Rumah Sakit Pelamonia Makassar, Sulawesi Selatan
Zodiak : Taurus       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Di belakang Mesjid Raya Ponre, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan
Kategori : Politik
 Tokoh Kemerdekaan Indonesia. Regen (Kepala Adat) Gantarang. Turut aktif dalam Kongres Pemuda Indonesia 28 Oktober 1928 yang menghasilkan Sumpah Pemuda. Bupati Daerah Bantaeng (Sulawesi Selatan). Anggota Konstituante Indonesia. Turut aktif dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Pemrakarsa pembentukan organisasi Persatuan Pergerakan Nasional Indonesia (PPNI).

T.M. Hasan (Dr. HC Mr. Teuku H. Muhammad Hasan)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 85/TK/2006, tanggal 3 November 2006
Berasal dari NAD (Aceh)     Usia saat meninggal : 91 tahun
Lahir : Rabu Legi, 4 April 1906   di Sigli, Kabupaten Pidie, Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia
Gugur/Meninggal : Minggu Wage, 21 September 1997   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Pembangunan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Bangsawan Aceh, Wakil Presiden Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Gubernur Sumatera Pertama. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama. Ketua Komisi Perdagangan dan Industri DPRS. Ketua Panitia Negara Urusan Pertambangan (PNUP) yang berhasil Menasionalisasi beberapa Perusahaan Minyak Asing. Pendiri Universitas Serambi Mekkah.

Tirto Adi Suryo (Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo, TAS)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 85/TK/2006, tanggal 3 November 2006
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 38 tahun
Lahir : 1880   di Blora, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 7 Desember 1918   di Jakarta, Indonesia.
  Shio, Unsur, Sifat : Naga, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Pemakaman Blender, Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat
Kategori : Pers
 Bapak Pers Nasional. Tokoh Kebangkitan Nasional Indonesia. Perintis Persuratkabaran dan Kewartawanan Nasional Indonesia. Menerbitkan surat kabar Soenda Berita (1903-1905), Medan Prijaji (1907) dan Putri Hindia (1908). Redaktur Pembrita Betawi. Salah satu Pendiri Sarikat Dagang Islam (SDI).

Diponegoro (Pangeran Diponegoro, Raden Mas Ontowiryo)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 87/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 69 tahun
Lahir : Jumat Wage, 11 November 1785   di Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Senin Pon, 8 Januari 1855   di Makassar, Sulawesi Selatan
Zodiak : Scorpio       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Jalan Diponegoro, Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin Perang Jawa Terbesar melawan Belanda (Perang Diponegoro, 1825-1830). Penghargaan tertinggi diberikan Dunia (UNESCO) pada 21 Juni 2013 menetapkan Babad Diponegoro sebagai Memory of the World.

Hasanuddin (Sultan Hasanuddin)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 87/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 39 tahun
Lahir : Minggu Pon, 12 Januari 1631   di Makassar, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : Kamis Wage, 12 Juni 1670   di Makassar, Sulawesi Selatan
Zodiak : Capricorn       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Katangka, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Kategori : Perjuangan
 Raja Gowa ke 16. Menggabungkan kekuatan kerajaan-kerajaan di Indonesia bagian timur untuk melawan Kompeni (Belanda). Karena keberaniannya oleh Belanda dijuluki Ayam Jantan/Jago dari Benua Timur.

Imam Bonjol (Tuanku Imam Bondjol)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 87/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 92 tahun
Lahir : 1772   di Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Minggu Pon, 6 November 1864   di Lotak, Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara
  Shio, Unsur, Sifat : Naga, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Lotak, Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin (Imam) kaum Padri di Bonjol yang memimpin perang melawan Belanda dalam Perang Padri tahun 1803-1838 di Sumatera Barat.

Pattimura (Kapitan Pattimura, Thomas Matulessy)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 87/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari Maluku     Usia saat meninggal : 34 tahun
Lahir : Minggu Pahing, 8 Juni 1783   di Haria, Saparua, Maluku, Indonesia
Gugur/Meninggal : Selasa Legi, 16 Desember 1817   di New Victoria, Ambon, Maluku, Indonesia
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Ambon, Maluku (Pattimura Park/Taman Pattimura, Monumen Pattimura)
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin dan Panglima Perang Maluku melawan Pasukan Kolonial Belanda (Perang Pattimura). Memimpin Raja-raja Patih, Para Kapitan, dan Tua-tua Adat di Maluku. Menggalang persatuan dengan kerajaan Ternate dan Tidore, Raja-raja di Bali, Sulawesi dan Jawa untuk berperang melawan pasukan Belanda.

Teuku Tjik Ditiro (Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 87/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari NAD (Aceh)     Usia saat meninggal : 55 tahun
Lahir : 1836   di Dayah Jrueng kenegerian Cumbok Lam Lo, Tiro, Pidie, Aceh, Indonesia
Gugur/Meninggal : Januari 1891   di Benteng Aneuk Galong, Aceh Besar, Aceh, Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Pemakaman Pahlawan Nasional di kawasan Meureu, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, NAD, Indonesia.
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin Perang Sabil di Aceh melawan Pasukan Kolonial Belanda (1881 - 1891). Beliau terkenal sanggup berkorban apa saja baik harta benda, kedudukan, maupun nyawanya demi rakyat, agama dan bangsa.

Teuku Umar

Pahlawan Nasional : Keppres No. 87/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari NAD (Aceh)     Usia saat meninggal : 45 tahun
Lahir : 1854   di Meulaboh, Aceh Barat, NAD, Indonesia
Gugur/Meninggal : Sabtu Pon, 11 Februari 1899   di Meulaboh, Aceh Barat, NAD, Indonesia
  Shio, Unsur, Sifat : Macan, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Kampung Mugo, Meulaboh, Aceh Barat, NAD, Indonesia.
Kategori : Perjuangan
 Pemimpin Gerilya Aceh yang berperang melawan Pasukan Kolonial Belanda pada masa perang Aceh (1873-1904). Seluruh komando perang Aceh mulai tahun 1896 berada di bawah pimpinan Teuku Umar. Pertama kali dalam sejarah perang Aceh, tentara Aceh dipegang oleh satu komando, yaitu Teuku Umar. Suami Cut Nyak Dhien (juga Pahlawan Nasional).

Moh. Yamin (Prof. Mohammad Yamin, SH.)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 88/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 59 tahun
Lahir : Senin Pahing, 24 Agustus 1903   di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Rabu Legi, 17 Oktober 1962   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Virgo       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : MPN Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH., Talawi, Kec. Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat
Kategori : Sastra
 Aktifis Kemerdekaan Indonesia. Sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, ahli hukum. Anggota BPUPKI. Menteri Penerangan. Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan. Menteri Kehakiman. Menteri Sosial dan Budaya. Ketua Dewan Perancang Nasional. Ketua Dewan Pengawas IKBN Antara, dsb.

Oto Iskandar Dinata (Jalak Harupat, Raden Otto Iskandar di Nata)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 88/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 48 tahun
Lahir : Rabu Legi, 31 Maret 1897   di Bojongsoang, Bandung, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Kamis Legi, 20 Desember 1945   di Mauk, Tangerang, Banten
Zodiak : Aries       Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : MPN Oto Iskandar Dinata, Pasir Pahlawan, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat
Kategori : Politik
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Anggota BPUPKI dan PPKI. Ketua Paguyuban Pasundan. Anggota Volksraad (Dewan Rakyat). Wakil Ketua Budi Utomo cabang Bandung dan Pekalongan. Pemimpin Surat Kabar Tjahaja (1942-1945).

Suharso (Prof. Dr. R. Soeharso)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 88/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 58 tahun
Lahir : Senin Pahing, 13 Mei 1912   di Ampel, Boyolali, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 27 Februari 1971   di Rumah Jl. Slamet Riyadi, Surakarta, Jawa Tengah
Zodiak : Taurus       Shio, Unsur, Sifat : Tikus, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Dukuh Seboto, Desa Seboto, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Kategori : Pembangunan
 Pejuang Kemanusiaan. Dokter ahli bedah. Bapak Orthopaedic Indonesia. Pendiri Pusat Rehabilitasi penderita cacat jasmani di Surakarta, Jawa Tengah. Pelopor Medis di Bidang Prostesis (kaki dan tangan tiruan). Pendiri Rumah Sakit Ortopedi dan Yayasan Pemeliharaan Anak-anak Cacat di Surakarta.

Wahidin Sudirohusodo (dr. Wahidin Soedirohoesodo)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 88/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 65 tahun
Lahir : Rabu Legi, 7 Januari 1852   di Mlati, Sleman, Yogyakarta, Indonesia
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 26 Mei 1917   di Yogyakarta, DIY, Indonesia
Zodiak : Capricorn       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Jl. Magelang, Desa Sendangadi. Kecamatan Mlati, Sleman, Yogyakarta
Kategori : Pergerakan
 Pendidik dan Pelopor Pergerakan Nasional Indonesia. Seorang dokter yang sebagian besar usianya dihabiskannya untuk membantu rakyat kecil guna meningkatkan kecerdasan mereka. Dimulai dari menerbitkan dan Memimpin Majalah Retno Dumilah (sejak tahun 1894), disusul Majalah Guru Desa. Mendirikan Badan Beasiswa "Darmo-woro" (25 Oktober 1913) dengan menjual harta bendanya dan berkeliling Pulau Jawa untuk membantu anak-anak pribumi. Mengilhami lahirnya Budi Utomo. Menjadi Ketua Panitia Konggres I Budi Utomo.

Wolter Monginsidi (Robert Wolter Monginsidi)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 88/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari Sulawesi Utara     Usia saat meninggal : 24 tahun
Lahir : Sabtu Pahing, 14 Februari 1925   di Malalayang, Manado, Sulawesi Utara
Gugur/Meninggal : Senin Legi, 5 September 1949   di Pacinang, Makassar, Sulawesi Selatan
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Kerbau, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, Sulawesi Selatan
Kategori : Kemerdekaan
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 17 Juli 1946, Monginsidi dengan Ranggong Daeng Romo dan lainnya membentuk Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi (LAPRIS) untuk bertempur melawan Belanda. Akhirnya tertangkap Belanda dan dihukuman mati (dieksekusi oleh tim penembak) pada 5 September 1949.

Yos Sudarso (Laksmana Madya Josaphat Soedarso)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 88/TK/1973, tanggal 6 November 1973
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 36 tahun
Lahir : Selasa Kliwon, 24 November 1925   di Salatiga, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Senin Legi, 15 Januari 1962   di Laut Arafura Kepulauan Aru, Indonesia
Zodiak : Sagitarius       Shio, Unsur, Sifat : Kerbau, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Monumen Yos Sudarso, Surabaya, Jawa Timur.
Kategori : Militer
 Beliau adalah Deputi Operasi Komando Staf Angkatan Laut (KSAL) yang terjun langsung dalam pertempuran membebaskan Papua (Irian Barat) dari Penjajah Belanda. Tanggal 15 Januari 1962, beliau gugur di atas KRI Macan Tutul dalam peristiwa pertempuran Laut Arafura Kepulauan Aru dengan kekuatan yang tidak seimbang, setelah ditembak oleh kapal patroli Hr. Ms. Eversten milik armada Belanda.

Achmad Rifai (K.H. Ahmad Rifa'i)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 89/TK/2004, tanggal 5 November 2004
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 83 tahun
Lahir : Sabtu Kliwon, 9 Muharam 1200 H (12 November 1785)   di Tempuran, Kendal, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Rabu Kliwon, 25 Robiul Akhir 1286 H (4 Agustus 1869)   di Manado, Sulawesi Utara
Zodiak : Scorpio       Shio, Unsur, Sifat : Ular, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Kompleks Makam Kiai Modjo, Pekuburan Jawa Tondano di Kelurahan Kampung Jawa,Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Kategori : Perjuangan
 Pemikir Islam dan Penulis terkenal karena sikap anti penjajah Belanda. Sebanyak lebih dari 60 buku/kitab yang ditulisnya. Dalam berdakwah ia mengobarkan semangat anti penjajah dan gagasannya bisa dikategorikan pembaharuan, purifikasi (pemurnian), dan pencerahan. Juga fikihisasi karena ajarannya bersifat fikih. Membangun komunitas Rifaiyah.

Ali Haji (Raja Ali Haji Bin Raja Haji Ahmad)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 89/TK/2004, tanggal 5 November 2004
Berasal dari Kepulauan Riau     Usia saat meninggal : 65 tahun
Lahir : 1808   di Selangor
Gugur/Meninggal : 1873   di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, Indonesia.
  Shio, Unsur, Sifat : Naga, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Pulau Penyengat, Kota Tanjung Pinang
Kategori : Sastra
 Sejarawan, pujangga, dan penulis buku. Pencatat pertama dasar-dasar tata bahasa Melayu, yang kelak dalam Kongres Pemuda Indonesia 28 Oktober 1928 ditetapkan sebagai Bahasa Indonesia.

Andi Mapanyuki (Andi Mappanyukki Sultan Ibrahim)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 89/TK/2004, tanggal 5 November 2004
Berasal dari Sulawesi Selatan     Usia saat meninggal : 82 tahun
Lahir : 1885   di Bone, Sulawesi Selatan
Gugur/Meninggal : Selasa Kliwon, 18 April 1967   di Jonggaya (Jl. Kumala no.160) Makassar, Sulawesi Selatan.
  Shio, Unsur, Sifat : Ayam, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, Sulawesi Selatan
Kategori : Perjuangan
 Raja Bone ke-XXXII dengan gelar Sultan Ibrahim. Pejuang Kemerdekaan, memimpin perlawanan terhadap Belanda. Ayah dari Andi Abdullah Bau Massepe (juga Pahlawan Nasional)

Gatot Mangkupraja (Gatot Mangkoepradja)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 89/TK/2004, tanggal 5 November 2004
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 69 tahun
Lahir : Minggu Kliwon, 25 Desember 1898   di Sumedang, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Jumat Kliwon, 4 Oktober 1968   di Bandung, Jawa Barat
Zodiak : Capricorn       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Pemakaman Umum Sirnaraga, Bandung, Jawa Barat.
Kategori : Politik
 Aktifis Kemerdekaan dan Politisi. Yang mengusulkan pembentukan Tentara Pembela Tanah Air (PETA).

Ismail Marzuki

Pahlawan Nasional : Keppres No. 89/TK/2004, tanggal 5 November 2004
Berasal dari DKI Jakarta     Usia saat meninggal : 44 tahun
Lahir : Senin Kliwon, 11 Mei 1914   di Kwitang, Senen, Jakarta.
Gugur/Meninggal : Minggu Kliwon, 25 Mei 1958   di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Zodiak : Taurus       Shio, Unsur, Sifat : Macan, Kayu, Yang
Lokasi Makam/Monumen : TPU Karet Bivak, Jakarta
Kategori : Seni
 Komposer besar Indonesia. Pencipta Lagu-Lagu Patriotik, antara lain Rayuan Pulau Kelapa, Gugur Bunga, Aryati, Juwita Malam, Sepasang Mata Bola, Melati di Tapal Batas, Indonesia Pusaka, dsb.

Maskun Sumadireja (Maskoen Soemadiredja)

Pahlawan Nasional : Keppres No. 89/TK/2004, tanggal 5 November 2004
Berasal dari Jawa Barat     Usia saat meninggal : 78 tahun
Lahir : Sabtu Pahing, 25 Mei 1907   di Bandung, Jawa Barat
Gugur/Meninggal : Sabtu Legi, 4 Januari 1986   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Kambing, Api, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Politik
 Aktifis Kemerdekaan Indonesia, Politisi.

Sukarno (Dr. HC Ir. H. Soekarno)

Pahlawan Proklamator : Keppres No. 81/TK/1986, tanggal 23 Oktober 1986
Pahlawan Nasional : Keppres No. 83/TK/2012, tanggal 7 November 2012
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 69 tahun
Lahir : Kamis Pon, 6 Juni 1901   di Surabaya, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Minggu Kliwon, 21 Juni 1970   di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta.
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Kerbau, Logam, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Kompeks Makam Soekarno, Blitar, Jawa Timur
Kategori : Politik
 Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama Mohammad Hatta). Presiden Indonesia Pertama. Mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari 26 universitas terkemuka di Dunia. Pendiri Partai Nasional Indonesia. Pemrakarsa Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok. Anggota BPUPKI, Ketua Panitia Perancang UUD, Ketua PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Moh. Hatta (Dr. HC Drs. H. Mohammad Hatta)

Pahlawan Proklamator : Keppres No. 81/TK/1986, tanggal 23 Oktober 1986
Pahlawan Nasional : Keppres No. 84/TK/2012, tanggal 7 November 2012
Berasal dari Sumatera Barat     Usia saat meninggal : 77 tahun
Lahir : Selasa Kliwon, 12 Agustus 1902   di Bukit Tinggi, Sumatera Barat
Gugur/Meninggal : Jumat Wage, 14 Maret 1980   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Leo       Shio, Unsur, Sifat : Macan, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Kategori : Politik
 Aktifis Kemerdekaan Indonesia. Proklamator RI, Negarawan, Ekonom, Administrator. Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia. Perdana Menteri ke 3. Menteri Pertahanan ke 4. Bapak Koperasi Indonesia.

Ahmad Yani (Jenderal Achmad Yani)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 111/KOTI/1965, tanggal 5 Oktober 1965
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 43 tahun
Lahir : Senin Legi, 19 Juni 1922   di Purworejo, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Lubang Buaya, Jakarta
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Revolusi
 Pejuang Kemerdekaan. Menteri/Panglima Angkatan Darat (KSAD), korban kebiadaban (dibunuh) Gerakan 30 September.

D.I. Pandjaitan (Mayjen. Donald Isaac Panjaitan)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 111/KOTI/1965, tanggal 5 Oktober 1965
Berasal dari Sumatera Utara     Usia saat meninggal : 40 tahun
Lahir : Jumat Pahing, 19 Juni 1925   di Balige, Sumatra Utara
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Lubang Buaya, Jakarta
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Kerbau, Kayu, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Revolusi
 Jenderal Angkatan Darat, Asisten IV Menteri/Panglima Angkatan Darat, korban kebiadaban (dibunuh) Gerakan 30 September

M.T. Haryono (Letjen. Mas Tirtodarmo Harjono)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 111/KOTI/1965, tanggal 5 Oktober 1965
Berasal dari Jawa Timur     Usia saat meninggal : 41 tahun
Lahir : Minggu Legi, 20 Januari 1924   di Surabaya, Jawa Timur
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Lubang Buaya, Jakarta
Zodiak : Capricorn - Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Babi, Air, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Revolusi
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Letnan Jenderal Angkatan Darat, korban kebiadaban (dibunuh) Gerakan 30 September.

Pierre Tendean (Kapten CZI. Pierre Andreas Tendean)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 111/KOTI/1965, tanggal 5 Oktober 1965
Berasal dari DKI Jakarta     Usia saat meninggal : 26 tahun
Lahir : Selasa Pahing, 21 Februari 1939   di Batavia (Jakarta, Indonesia)
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Lubang Buaya, Jakarta, Indonesia
Zodiak : Pisces       Shio, Unsur, Sifat : Kelinci, Tanah, Yin
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Revolusi
 Ajudan Jenderal Abdul Haris Nasution, korban kebiadaban (dibunuh) Gerakan 30 September.

R. Suprapto (Letjend. Raden Soeprapto)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 111/KOTI/1965, tanggal 5 Oktober 1965
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 45 tahun
Lahir : Minggu Pahing, 20 Juni 1920   di Purwokerto, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Lubang Buaya, Jakarta
Zodiak : Gemini       Shio, Unsur, Sifat : Monyet, Logam, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kategori : Revolusi
 Letnan Jenderal Angkatan Darat, korban kebiadaban (dibunuh) Gerakan 30 September. Ajudan Jenderal Sudirman, turut dalam pertempuran Ambarawa. Kepala Staf Tentara dan Teritorial (T&T) IV/Diponegoro. Deputy Kepala Staf Angkatan Darat wilayah Sumatera.

S. Parman (Letjend. Siswondo Parman)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 111/KOTI/1965, tanggal 5 Oktober 1965
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 47 tahun
Lahir : Minggu Legi, 4 Agustus 1918   di Wonosobo, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Lubang Buaya, Jakarta
Zodiak : Leo       Shio, Unsur, Sifat : Kuda, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Revolusi
 Letnant Jenderal Angkatan Darat. Kepala Staf Markas Besar Polisi Tentara (PT) di Yogyakarta. Kepala Staf Gubernur Militer Jakarta Raya. Atase Militer RI di London. Asisten I Menteri/Panglima Angkatan Darat. Perwira Intelijen RI, korban kebiadaban (dibunuh) Gerakan 30 September.

Sutoyo Siswomiharjo (Mayjen. Soetojo Siswomihardjo)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 111/KOTI/1965, tanggal 5 Oktober 1965
Berasal dari Jawa Tengah     Usia saat meninggal : 43 tahun
Lahir : Senin Legi, 28 Agustus 1922   di Kebumen, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Lubang Buaya, Jakarta
Zodiak : Virgo       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Revolusi
 Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Kepala Staf Markas Besar Polisi Militer. Asisten Atase Militer Kedutaan Besar Indonesia di London. Inspektur Kehakiman / Jaksa Militer Utama. Menjadi korban kebiadaban (dibunuh) Gerakan 30 September.

K.S. Tubun (Brigadir Polisi Karel Satsuit Tubun)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 114/KOTI/1965, tanggal 5 Oktober 1965
Berasal dari Maluku     Usia saat meninggal : 36 tahun
Lahir : Minggu Kliwon, 14 Oktober 1928   di Tual, Maluku, Indonesia
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Jakarta, Indonesia
Zodiak : Libra       Shio, Unsur, Sifat : Naga, Tanah, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta
Kategori : Revolusi
 Brigadir Polisi. Korban kebiadaban (dibunuh) Gerakan 30 September saat mengawal kediaman Wakil Perdana Menteri, Dr. J. Leimena di Jakarta, yang bertetangga dengan Jenderal A.H. Nasution.

Katamso D. (Brigjen. Katamso Darmokusumo)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 118/KOTI/1965, tanggal 19 Oktober 1965
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 42 tahun
Lahir : Senin Pahing, 5 Februari 1923   di Sragen, Jawa Tengah
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Kentungan, Yogyakarta
Zodiak : Aquarius       Shio, Unsur, Sifat : Anjing, Air, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara Semaki, Yogyakarta
Kategori : Revolusi
 Brigadir Jenderal TNI Angkatan Darat. Dan Rem 072/Pamungkas DIY. Brigjen. Katamso bersama Wakil Dan Rem 072 Kolonel Sugiyono menjadi korban kebiadaban (dianiaya dan dibunuh) oleh Gerakan 30 September di Kentungan, Yogyakarta.

Sugiono (Kolonel Inf. R. Sugiyono Mangunwiyoto)

Pahlawan Revolusi : Keppres No. 118/KOTI/1965, tanggal 19 Oktober 1965
Berasal dari DIY (Yogyakarta)     Usia saat meninggal : 39 tahun
Lahir : Kamis Legi, 12 Agustus 1926   di Gedaren, Sumbergiri, Ponjong, Gunung Kidul, DI Yogyakarta.
Gugur/Meninggal : Jumat Legi, 1 Oktober 1965   di Kentungan, Yogyakarta
Zodiak : Leo       Shio, Unsur, Sifat : Macan, Api, Yang
Lokasi Makam/Monumen : Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Semaki, Yogyakarta.
Kategori : Revolusi
 Kolonel Infanteri TNI Angkatan Darat. Wakil Dan Rem 072/Pamungkas DIY. Kolonel Sugiyono bersama Dan Rem 072 Brigjen. Katamso menjadi korban kebiadaban (dianiaya dan dibunuh) oleh Gerakan 30 September di Kentungan, Yogyakarta.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi


struktur:
>>Pernyataan Umum/Klasifikasi.   Pernyataan umum adalah gambaran awal atau definisi suatu objek yang disampaikan secara umum.  Berisi tentang informasi dasar mengenai hasil pengamatan yang telah dilakukan
>>Anggota/Aspek Yang Dilaporkan.   Aspek-aspek yang ingin dilaporkan hasil dari pengamatan/observasi dan merujuk pada klasifikasi. Beri penjelasan yang mendetail tentang jalannya penelitian.

bagian:
>>Definisi Umum.   Bagian teks menjelaskan definis dan teks dan kata-katanya bersifat umum.
>>Dekskripsi Bagian.   Yang menjelaskan bagian-bagian isi teks tersebut.
>>Dekskripsi Manfaat.   Bagian yang menjelaskan manfaat-manfat teks tersebut.

Langkah cara membuat atau bikin email di Gmail (mail.google)


admin February 25, 2013 423

Jika dulu pernah membuat artikel tentang cara membuat email di yahoo.com, maka pada posting kali ini dibahas cara membuat email gmail, atau layanan email yang disediakan oleh perusahaan mesin pencari yaitu Google. Menurut kami memiliki email di gmail hukumnya wajib, kenapa wajib.. ??? karena layanan email yang diberikan oleh google ini bisa dibilang layanan email terbaik abad ini. Bisa dikatakan terbaik  karena gmail meskipun gratis mempunyai kelebihan yang pantas dibanggakan dibandingkan layanan email yang lain. Salah satunya adalah kapasitas simpan yang besar dan selalu bertambah, hebatkan…??? biasanya kan kalau suatu ruangan ditambah isinya semakin berkurang.. eh ini malah ditambah
Cara mendaftar Gmail.com
Untuk lebih jelaskanya silahkan simak bagaimana langkah-langkah membuat email di gmail (google.com)
Ad
1. Langkah paling awal, siapkan koneksi internet, bukan browser, saya sarankan untuk menggunakan browser Chrome, karena lebih enak dan cepat menurut saya. Tapi jika belum download, pakai dulu seadanya. bisa pake Internet Explorer atau Mozila Firefox
2. Masukan alamatnya urulnya http://mail.google.com/ atau  http://gmail.com . Sehingga tampil gambar seperti di bawah ini. Kemudian pilih tombol [create an account] atau Buat Akun yang berada di pojok kanan atas
cara membuat email di gmail
3. Lalu masukan identitas kamu pada formulir pendaftaran, untuk langkah-langkah pengisian sangat mudah sekali, tidak jauh berbeda dengan cara pengisian pada layanan email di Yahoo.com. Perhatikan contoh pengisiannya di bawah ini.
cara membuat gmail
4. Pendaftara pada akun gmail lebih ketat dari akun yahoo, sehingga kamu harus melakukan verifikasi nomor ponsel. Caranya tinggal masukkan nomor ponsel kamu pada  Kolom nomor telepon seperti gambar di bawah ini.
cara membuat gmail terbaru
5.  Setelah masukkan nomor ponsel, silahkan cek kotak sms yang ada di ponsel kamu. kamu akan mendapatkan sms kode verifikasi dari google seperti gambar di bawah ini.
sms verifikasi akun google
6. Masukkan kode dalam sms tersebut ke dalam kotak kode verifikasi yang telah ditampilkan seperti gambar di bawah ini. Kemudian klik tombol Verifikasi
cara membuat gmail terbaru
7. Jika kode verifikasi yang kamu masukkan benar, kamu akan di bawa ke halaman selanjutnya, seperti gambar di bawah ini. Di halaman ini Kamu boleh mengupload Foto profil, atau langsung klik pada tombol  langkah berikutnya.
cara membuat gmail terbaru
8.  Setelah melewati tahap di atas, kamu telah berhasil membuat email.  Untuk langkah berikutnya, silahkan klik tombol  Lanjut Ke Gmail.
cara membuat gmail terbaru
9.  Nah, seperti inilah tampilan antar muka Dashboard Gmail kamu.  Di dalam sini kamu bisa menulis email, mengirim email, menerima email, dan juga membaca email.  Selain itu kamu juga bisa chating langsung dengan teman kamu yang juga pengguna gmail.
cara membuat gmail terbaru
Cara Sign out atau keluar dari Gmail.com
10. Untuk keluar dari gmail kamu harus klik tombol sign-out dulu, dan jangan langsung klik exit pada jendela browser kamu.  Jika kamu tidak klik tombol sign-out dulu dan langsung klik exit, nanti suatu saat jika ada orang lain yang membuka situs gmail.com pada komputer yang baru saja kamu gunakan, ada kemungkinan  yang tampil adalah account gmail kamu, tentu saja hal ini tidak baik. karena  isi email kamu bisa dilihat orang yang tidak kamu ingin.
Hal di atas biasanya terjadi ketika pengguna mengakses  email di warnet, pengguna terkadang lupa menekan tombol Sign out. Lain halnya jika yang digunakan komputer atau laptop pribadi. Karena laptop pribadi umumnya hanya pemiliknya yang menggunakan.
Untuk sign out klik pada alamat emailmu di pojok kanan atas, kemudian klik Sign Out. Perhatikan gambar di bawah ini
cara sign out gmail keluar

 Cara Login atau masuk Gmail.com
11. Jika sudah sign-up kemudian kamu ingin membuka email atau mengakses kotak masuk gmail kamu, langkahnya cukup mudah, kamu tinggal akses http://mail.google.com, atau gmail.com jika sudah tampil jendela gmail, masukkan username email, dan password kamu, kemudian klik tombol Sign in maka kamu akan di bawa ke kotak masuk gmail kamu…
cara login masuk gmail
Itulah penjelasan mengenai langkah-langkah membuat email di gmail, selanjutnya kita akan belajar bagaimana mengirim email dengan gmail

Cara Mengirim email di gmail
Setelah berhasil membuat email di gmail, mari belajar mengirim email. Untuk mengirim email lewat gmail ini sangat mudah. Hanya perlu beberapa klik saja.
1.  Setelah masuk ke ke halaman email seperti gambar di bawah ini. Klik pada Tombol Compose yang berwarna merah.
cara mengirim email

2.  Setelah tombol Compose di atas ditekan, nanti akan muncul jendela untuk mengirim email. Perhatikan contoh pengisiannya di bawah ini

cara mengirim email dengan gmail

Pada bagian To merupakan kolom untuk mengisi alamat email yang akan dikirim email. Subject merupakan judul atau tema email, dan pada kolom yang paling lebar adalah tempat untuk menulis email.  Setelah semua kolom diisi semua, silahkan klik tombol Send untuk mengirim email
Itulah panduan bagaimana cara membuat email di gmail dan cara mengirim email dengan gmail. Semoga dapat kamu pahami dengan mudah.

Kamis, 09 Oktober 2014

“Dalam Atom Tersimpan Ayat-Ayat Allah”


“Dalam Atom Tersimpan Ayat-Ayat Allah”

seorang filsuf Yunani, Democritus yang hidup di tahun 460-361 SM berteori bahwa materi terdiri dari partikel kecil yang disebut atom. Orang-orang percaya bahwa tidak ada yang lebih kecil daripada atom. Namun ilmu pengetahuan modern telah menemukan bahwa atom sebenarnya terdiri dari bagian-bagian dan unsur-unsur yang lebih kecil.
           
1.400 tahun yang lalu, Al-Qur'an sudah menjelaskan hal itu dalam surat Saba’ ayat 3:

"Dan orang-orang yang kafir berkata: ‘Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami’. Katakanlah: ‘Pasti datang, demi Tuhanku Yang Mengetahui yang ghaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya sebesar zarrah (atom) pun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).’” (Q.S. Saba’:3)

Artinya ada sesuatu yang lebih kecil dari atom dan Allah telah memfirmankannya dalam Al-Qur’an.

Ada lagi ayat Al-Qur’an yang ingin saya beritahu kepada kalian. Dalam Al-Qur'an, Allah menyebutkan hal-hal yang menakjubkan tentang manusia, dan salah satunya adalah tentang saraf kita. Ini disebutkan dalam surat Al-Qiyaamah ayat 3-4:

"Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) (ujung) jari jemarinya dengan sempurna. (Q.S. Al-Qiyaamah:3-4)

Tuhan berfirman bahwa Dia bisa menciptakan kembali manusia pada hari kiamat yang mengerikan. Ia mampu menciptakan manusia meskipun manusia telah menjadi debu, bahkan Dia bisa menciptakan tulang-belulang manusia dengan ujung jarinya. Mengapa ujung jarinya?Tentu saja anda tahu tentang sidik jari bukan? Sidik jari setiap manusia bersifat unik. Tidak ada satu manusia pun di muka bumi ini yang mempunyai sidik jari yang sama. Hal ini benar-benar luar biasa!

Bagaimana mungkin manusia yang hidup 1.400 tahun yang lalu tahu tentang sidik jari? Dan Allah memperingatkan kita dalam surat An-Nisaa’ ayat 56:

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (An-Nisaa’:56)

Inilah gambaran neraka yang sangat menakutkan. Allah akan membakar kulit manusia sampai hangus, kemudian Dia menciptakannya lagi, dan membakarnya lagi, sehingga orang-orang di api neraka merasakan hukuman.

Mengapa Al-Qur'an mengatakan ini? Baru pada zaman modern ini diketahui bahwa ketika kulit terbakar, maka seseorang tidak merasa sakit. Itulah mengapa ketika seseorang menderita luka bakar yang parah, dokter akan menusuk kulitnya untuk mengetahui apakah orang tersebut dapat merasakan sakit. Jika dia merasa sakit, berarti masih ada reseptor saraf yang tersisa. Namun jika tidak merasakan, berarti kulitnya telah begitu parah terbakar.

Jadi Allah menempatkan orang-orang di api neraka dan kulit mereka akan terbakar, setelah itu mereka tidak akan merasakan sakit. Maka Allah akan menciptakan kulit baru lagi sehingga mereka terus merasakan hukuman. Ini merupakan peringatan yang sangat menakutkan dariAllah yang telah menciptakan manusia. Dia tahu tentang manusia melebihi apa yang diketahui manusia itu sendiri

Saya ingin membahas satu hal lagi. Buah Zakum yang akan menjadi makanan orang-orang berdosa. Buah zakum ini begitu pahit. Kemudian dikatakan mereka akan minum air yang akanmenghancurkan usus mereka berkeping-keping.


Hal ini sangat menarik. Reseptor termal tidak ada dalam perut tetapi di dalam usus. Dan reseptor di dalam usus ini sangat sensitif. Disitulah nyeri akan sangat terasa. Ini bukan pengetahuan yang dapat diketahui orang-orang pada masa 1.400 tahun yang lalu, namun sudahdisebutkan dalam Al-Qur'an sebagai peringatan keras kepada orang-orang kafr. 

“Dalam Atom Tersimpan Ayat-Ayat Allah”

“Dalam Atom Tersimpan Ayat-Ayat Allah” (Integrasi Nilai-nilai Imtaq dalam Pembelajaran Ilmu Kimia)

“Dalam Atom  Tersimpan Ayat-Ayat Allah” (Integrasi Nilai-nilai Imtaq dalam Pembelajaran Ilmu Kimia)
UNESCO menyebutkan bahwa peran sains adalah memberikan pencerahan kepada manusia, sedangkan teknologi adalah penerapan ilmu pengetahuan untuk membantu manusia. Sains sebagai power of investigation, sedangkan teknologi adalah kecakapan kreatif yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Pembelajaran sains saat ini haruslah mengacu kepada bahan (konsep) yang terdapat dalam kurikulum dan masalah-masalah yang dihadapi oleh manusia sebagai dampak penerapan teknologi. Guru merancang suatu kegiatan, dimana siswa memperoleh kesempatan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kepekaan dirinya untuk mendapatkan pengalaman.
Ilmu eksakta khususnya ilmu kimia selalu berkesan sukar dan terkadang menjadi salah satu pelajaran yang “monoton dan membosankan” bagi beberapa siswa. Saat menjadi siswa di SMA, penulis merasakan sekali bahwa kimia yang dipahami saat itu hanyalah berkutat di laboratorium, menghapalkan rumus, memperhatikan contoh soal yang diberikan dan pada akhirnya mengerjakan soal latihan, berkesan “kering” dari nilai-nilai imtaq. Padahal justru nilai-nilai imtaq yang tersembunyi itulah yang lebih penting dari ilmu kimia itu sendiri.
Ilmu kimia akan semakin menarik, tidak membosankan jika penyajian pendahuluannya dilakukan dengan gaya “bercerita” mengenai asal usul kimia meliputi sejarah bagaimana kimia menjadi ilmu yang harus dipelajari, bagaimana peranan ilmuwan dalam memecahkan pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan dalam memecahkan fenomena alam ciptaan Allah SWT dan paling penting adalah menumbuhkan aspek nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan (imtaq) dalam mata pelajaran kimia itu sendiri, sehingga mampu mengantarkan siswa untuk menjawab rasa keingintahuan, memantapkan keteguhan hati (keimanan), ketekunan menyingkap rahasia Allah SWT melalui perenungan. Al-Qur’an mengajak kita untuk berpikir dengan beragam bentuk redaksi tentang segala hal, baik tentang ciptaan-ciptaan Allah SWT di langit, di bumi, dan diri manusia sendiri.

Pendekatan Filosofis pada Atom

Sekitar tahun 400 sebelum Masehi dua orang ahli filsafat Yunani,Leucippus dan muridnya Democritus, sedang berjalan-jalan di sepanjang Pantai Aegea. Suatu ketika, Leucippus mengajak Democritus untuk merenungkan apakah jika butiran-butiran pasir yang mereka injak tampak seperti hamparan permadani, maka mungkinkah air laut yang terhampar luas itu juga tersusun dari butiran-butiran terkecil yang tidak kelihatan. Selanjutnya buah pemikiran Leucippus tersebut dikembangkan oleh Democritus (464 SM) dengan mengemukakan teori yang menyatakan bahwa setiap materi tersusun dari partikel-partikel terkecil yang dinamainya atom (= tidak, tomos = terbagi). Generasi berikutnya, seperti Plato dan Aristoteles tidak meneruskan pemikiran ini. Mereka berpendapat materi bersifat kontinu, yang berarti materi dapat dibelah terus-menerus.
Kita mengetahui pendapat Demokritus melalui tulisan Lucretius dari Romawi tahun 55 SM yang berjudul De Rerum Natura (Wujud Sesuatu). Pada sekitar tahun 750 M, Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan dari Persia, atau lebih dikenal dengan nama Latinnya, Gebermenghidupkan kembali konsep partikel terkecil itu, dengan mengemukakan bahwa materi tersusun dari partikel-partikel zarrah, yang bersifat la tajazza’u (tidak terbagi).
Konsep atom yang dikemukakan oleh Democritos tidak didukung oleh eksperimen yang meyakinkan, sehingga tidak dapat diterima oleh beberapa ahli ilmu pengetahuan dan filsafat.
Setelah menjelaskan tentang perkembangan teori atom dari pendekatan filsafat adalah menjadi hal yang sangat penting dalam pembelajaran untuk menyelipkan nilai-nilai Imtaq.
Guru dapat menjelaskan bahwa proses berpikir kritis para filsuf Yunani baik Democritus-Aristoteles tentang atom maupun Persia Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan tentang partikel berukuran zarrah adalah salah satu bentuk observasi yang terus menerus melalui proses kreatif dan sistematis serta melalui inkuiri merupakan implementasi terhadap metafor-metafor (perumpamaan) yang Allah SWT ciptakan dengan tujuan mendekatkan makna-makna.
“Demikianlah Allah menjelaskan kepada kalian tanda-tanda (kekuasaan-Nya) supaya kalian mau berpikir” (QS Al-Baqarah (Sapi Betina): 242)
“Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk  manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu” (QS Al-Ankabut (Laba-laba): 43)
“Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir” (QS Al-Hasyr (Pengusiran): 21).
Guru menjelaskan bahwa Al-Qur’an juga menyebutkan adanya sebuah benda yang mungkin bisa disebut “atom” atau benda lain yang lebih kecil dari atom:
“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya, Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula” (QS Az- Zalzalah (Kegoncangan): 7-8)
Dalam kaitannya dengan nilai perbuatan manusia. Tidak ada satu pun yang tersembunyi dari Allah SWT, apakah besarnya itu lebih kecil atau lebih besar dari atom.
“Katakanlah: “Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai Tuhan) selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrahpun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun dalam (penciptaan) langit dan bumi dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagi-Nya” (QS Saba’ (Kaum Saba’): 22).

Model Atom Dalton, Thomson, Rutherford, Bohr dan Model Atom Modern

Model atom dari penelitian-penelitian Dalton, Thomson, Rutherford dan Bohr memberikan gambaran menyeluruh pada rahasia-rahasia penciptaan Allah SWT. Hipotesis Bohr bahwa atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif di dalam suatu lintasan adalah gambaran mikrokosmos alam semesta. Bohr menjelaskan bagaimana sebuah elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke yang lain dengan menyerap atau memancarkan energi sehingga energi elektron atom itu tidak akan berkurang.
Guru memberikan analogi gambaran makrokosmos bagaimana jemaah haji mengelilingi Ka’bah menyerupai arah gerakan elektron mengelilingi inti atom. Elektron dan jemaah haji sama-sama berputar dengan arah berlawanan arah jarum jam. Analogi lainnya gambaran orbital menurut Schrodinger yang digambarkan berupa awan yang tebal-tipisnya menyatakan besar kecilnya kebolehjadian menemukan elektron di daerah itu adalah gambaran mikrokosmos dari galaksi Bima Sakti.
Al-Qur’an Al Majid menjelaskan hakikat yang besar ini dengan berbagai ungkapan yang mencakup sistem alam dan ketentuan-ketentuan alam wujud yang penuh kebijaksanaan yang berjalan dengan bantuan Allah yang Maha Agung dan Maha Tinggi.
“Matahari dan Bulan (beredar) menurut perhitungan” (QS Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah): 5)
“Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan segala sesuatu yang ada di antara keduanya dengan bermain-main” (QS Al-Anbiyâ (Nabi-Nabi): 16)

Senin, 06 Oktober 2014

Siksa Kubur

Malam Pertama di Alam Kubur

Bagaimana suasana malam pertama di alam kubur… Bagaimana kedasyatan siksaannya…? Dosa-dosa apakah yang menyebabkan siksaan kubur…? Bagaimana kaedah menjemput kematian terindah…?
“Setiap yang bernyawa pasti merasai mati, Wahai jiwa yang tenang, Pulanglah kehadrat Tuhan mu dengan gembira dan diredhai, masuklah dalam jemaah hamba-hamba-Ku, dan masuk pula dalam syurga-Ku…”
Pada hari itu ia begitu bahagia, menikmati indahnya alam ciptaan Allah, bersama anak dan keluarga, penuh keceriaan, hidup dalam kesenangan dan kehidupan yang terjamin, tertawa melihat telatah anak-anaknya, demikian pula dia ditertawakan oleh anak-anaknya… lalu tiba-tiba ia didatangi oleh suatu malam, malam disaat dia dijemput oleh kematiannya…
Sakarat….. Sakaratul Maut….
“Dan datangnya sakaratul maut itu benar… Itulah yang kamu selalu lari dari padanya… Ditiuplah sangkakala Hari terlaksananya Ancaman… Setiap jiwa datang dengan malaikat yang jadi saksi… Sungguh kami lalai akan kenyataan ini… Maka kami singkapkan kakitanganmu, pada hari itu hingga penglihatanmu menjadi jelas” (Qaf: 19-22).
Malam itulah malam pertama ia berada dalam alam kubur… sendiri dikecam oleh kesunyian, tanpa anak dan isteri/suami juga sahabat karib… yang ada hanyalah amal… inilah malam pertama anak kita menjadi yatim, dan isteri/suami kita menjadi janda/duda… malam pertama yang menggusur dari tempat tidur yang empuk menuju dinginnya tanah berselimutkan kafan… inilah malam yang mengusir kita dari rumah mewah dan megah.. menempati liang lahad yang gelap dan sempit… kelmarin malam kita masih berpesta, makan dan minum bersama sahabat karib… tiba-tiba kita masuk pada malam pertama dimana kita menjadi santapan cacing tanah dan serangga… pada malam ini kita baru sedar.. Ternyata… HARTA, KELUARGA, PEKERJAAN yang keras kita mencarinya sampai lalai dari mengingati Allah… tidak sedikitpun daripada semua itu menemani dan membela kita…
Allah SWT berfirman, “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk kedalam kubur, janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui akibat perbuatanmu” (At-Takatsur: 1-3)
Inilah malam episod pertama dari alam akhirat, kuburan boleh menjadi taman syurga, sebaliknya ia boleh menjadi satu lubang dari lubang-lubang neraka… inilah kematian datang dengan tiba-tiba… ia datang tepat pada waktunya… tidak lambat dan tidak cepat… meragut dengan paksa, melenyapkan segala nikmat dunia.. tidak pernah menilai kita tua atau muda, kaya atau miskin, sihat atau sakit… ia datang untuk mengeluarkan manusia dari alam kehidupan yang selama ini kita jalani.. ketahuilah rumah yang kukuh dan megah tidak akan mampu membentengi datangnya sang pencabut nyawa…
Banyaknya wang di bank tidak mampu memberi rasuah kepada Malaikat untuk undurkan waktu kematiannya… inilah realiti kematian… sudah bersiapkah kita menghadapi malam pertamanya… Bukankah Rasulullah Saw ada bersabda “ Orang yang bijak adalah yang sentiasa mengingati mati di antara kamu, dan ada bekalan setelah kematiannya..” Marilah kita siapkan bekalan untuk menjadi penyinar di alam kubur nanti… demi Allah, tiada yang sanggup menerangkannya melainkan dengan iman dan amal yang soleh..
Metode Menjemput Kematian…
“Kematian adalah nasihat terbaik dan guru kehidupan, sedikit sahaja kita lengah dari memikirkan kematian, maka kita akan kehilangan guru terbaik dalam kehidupan”
Sesungguhnya manusia telah memilih bagaimana akhir hidupnya… dan pilihan itu ada pada bagaimana ia menjalani kehidupannya… sebagaimana ia menjalani kehidupannya seperti itulah berakhirnya kematiannya… kerana sesungguhnya dengan menjalani kehidupan bererti kita sedang menuju kepada kematian kita…
Pernahkah kita mendengar berita tentang seorang penzina mati di katil hotel diatas perut pasanganya… seorang penagih dadah mati ketika menghisapnya… dan para penjudi mati diatas meja judinya… begitu juga kita pernah mendengar ahli ibadah mati di atas tikar sejadahnya…
Alangkah malangnya, saat ajal tiba kita masih berlumur dosa berbalut nista… inilah malam pertama kita DI ALAM KUBUR… sendiri, di cekam sepi gelap yang tidak pernah terbayang… hilanglah sudah… semua gemerlapnya DUNIA… RUMAH dengan jerih payah bertahun-tahun telah kita bangunkan… ISTERI/SUAMI dan pengabdiannya begitu tulus… ANAK, yang padanya darah daging kita… ORANG TUA yang titisan kasih sayangnya.. mengalir di tubuh kita… dan PEKERJAAN, yang bermati-matian kita habiskan waktu untuknya… KERETA MEWAH yang selalu menjadi kebanggaan… tapi kini hari itu telah pergi… masa pun telah tiada… yang tersisa hanya dosa… yang terus terbayang…
TERINGAT… akan ISTERI/SUAMI yang sentiasa dinafikan hak-haknya… ANAK, yang telah kita kotori tubuhnya dari nafkah yang HARAM… ORANG TUA, yang di sisa hidupnya belum sempat dibahagiakan… SAHABAT KARIB, yang meminta bantuan kita biarkan… dan KAWAN-KAWAN, yang telah banyak kita kecewakan…
Ya ALLAH, masihkah ada hari milik-Mu untukku… agar boleh ku lunaskan segala urusan… lilitan hutang yang belum terbayar… banyaknya AMANAH dan KEPERCAYAAN yang tidak disampaikan… beribu JANJI yang sering diingkari… dan WANG RASUAH, yang telah kita nikmati dan kita bagi… namun kini, PINTU-MU… sudah tertutup rapat… bertaubat sudah terlambat, menyesali diri sudah tidak bererti… dan tinggallah sendiri menanggung beban DOSA dan KESALAHAN yang tidak terMAAFKAN… merasakan PENDERITAAN yang PANJANG yang tiada berakhir… SEKARANG, adakah dalam hati kita MATI itu sebagai PENASIHAT..??? Semoga selagi masih ada waktu…
Fasa-Fasa Alam Kubur
Kesempitan kubur, pertanyaan malaikat, azab atau nikmat kubur, ditempatkannya ruh dan kebangkitan…
Alam kubur adalah alam perantaraan kehidupan dunia dan akhirat yang dimulai setelah kematian dan berakhir selepas kebangkitan… selama masa ini, seorang yang beriman merasa bahagia… sementara orang kafir merasa sengsara… orang yang sudah mati akan dihimpit dalam kubur… siapa pun ia kafir atau muslim akan merasakan himpitan kubur… bezanya penyimpitan yang dirasakan seorang mukmin tidak berlaku selamanya, tidak seperti orang kafir yang akan berterusan himpitan kuburnya sampai hancur tulang-tulangnya…
Sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Sesungguhnya kubur itu memiliki himpitan, seandainya ada orang yang selamat darinya, maka selamatlah Sa’ad Bin Mu’adz…” Sa’ad Bin Mu’adz akan mengalami himpitan kubur, padahal ia adalah seorang pemimpin penuh kemuliaan, kematiannya menggoncangkan ‘Arasy, dibukakan baginya pintu-pintu langit, Kasyahidannya disaksikan oleh 70 ribu malaikat…
Hadis yang diriwayatkan oleh Nasa’I dari Rasulullah SAW: “Kematiannya menggoncangkan ‘Arasy, dibukakan baginya pintu-pintu langit, pintu yang banyak, Kesyahidannya disaksikan oleh 70 ribu malaikat, maka sungguh ia mengalami himpitan kubur, kemudian Allah melapangkanya.”
Apabila Sa’ad Bin Mu’adz seorang pemimpin yang besar, hamba Alah yang soleh dan mendapatkan mati Syahid mengalami himpitan kubur… bagaimana dengan kita..? Allahuakhbar… Ya Allah Terimalah taubat-ku… selamatkanlah aku dari azab kubur…
Rasulullah SAW bersabda “Seorang manusia apabila diletakkan dia di dalam kuburnya dan sahabatnya berpaling pulang sedang ia mendengar suara sandal mereka akan datang kepadanya dua malaikat dan mendudukkannya dan bertanya… SIAPAKAH TUHAN-MU…?, SIAPAKAH NABI-MU…?, APAKAH AGAMA-MU…?… dia menjawab, ALLAH ADALAH TUHAN-KU… MUHAMMAD ADALAH NABI-KU… ISLAM ADALAH AGAMA-KU…
Terdengarlah seruan dari langit, “Benar.. Hambaku, hamparkan baginya tikar dari syurga, lalu angin dan wangi syurga datang kepadanya kemudian kubur diluaskan seluas mata memandang, seorang yang rupawan datang menemaninya, yang tiada lain itulah amal solehnya.” (Hadis riwayat Ahmad, Abu Daud, Hakim dan Baihaqi).
Benarkah kita… boleh menjawabnya…? Dari lisan yang jarang menyebut Asma-Nya… dan ibadah yang sering kita remehkan… Serta sunnah Rasul… yang kita abaikan… pada saat itu… kita hanya mampu menjawab… TIDAK… TIDAK… TIDAAAKKKKK…
Terdengarlah suara penyeru dari langit… Hambaku ini seorang pendusta… Hamparkan padanya tikar dari api neraka, bukakan baginya pintu neraka, panas dan keringnya neraka mendatanginya… Kubur disempitkan sampai pecah tulang-tulangnya… seorang berwajah buruk berpakaian buruk dan berbau busuk datang kepadanya… Yang tiada lain itulah amal buruknya…
Tragedi… Siksa Kubur
“Aisyah Ra bertanya tentang azab kubur, Rasulullah SAW menjawab: Ya, azab kubur pasti ada.” (HR. Bukhari – Dalam Kitab Al-Janaiz).
“Aisyah Ra meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW berdoa dalam solatnya, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur…” (HR. Mutafaqun Alaih).
“Ketika orang-orang yang derhaka kepada Allah tidak mampu menjawab pertanyaan malaikat, lalu ia dipukul dengan besi… hingga ia menjerit dengan teriakan yang sangat keras… didengar oleh semua makhluk Allah, kecuali Jin dan Manusia,” (HR. Bukhari dan Muslim).
Saatnya kita menyaksikan… kejadian nyata tentang siksa kubur yang berlaku di Jazirah Arab… Seorang pemuda yang dikeluarkan dari kuburnya setelah beberapa jam dia dikuburkan… Akibat mengalami azab kubur, pemuda tersebut telah berubah wajah dan jasadnya… Pemuda tersebut merupakan remaja muslim yang meninggal pada usia 18 tahun… seorang pemuda yang rosak akhlak dan agamanya… dan sering melalaikan solat… hampir tiga (3) jam pemuda tersebut dikuburkan, pihak keluarga meminta kubur tersebut digali semula untuk keperluan tertentu…
Dan apa yang terjadi selepas mayat tersebut dikeluarkan… pandangan yang sangat mengaibkan… Rambut yang hitam menjadi putih… Dari mulut dan hidung keluar darah yang masih merah pekat… seperti baru mengalami siksaan kubur yang sangat keras… seperti ada yang memukul dibahagian belakang kepalanya… dengan wajah seperti dilemas dan membeku…
Bagi seorang muslim… ini adalah pengajaran yang sangat-sangat berharga agar segera memperbaiki hidupnya… dengan bertaubat dari dosa-dosa yang telah dilakukan…
Sementara itu… sebagai pengajaran dan iktibar untuk kita…
Suara jeritan jutaan manusia di alam bumi yang lain… di sebuah lubang galian yang berada di daerah Siberia… Dr. Azzacove bersama kumpulannya telah melakukan sebuah kajian tentang pergerakan perut bumi di daerah Siberia, Rusia… kemudian mereka memasang alat pembesar suara supersensitive untuk mendengar suara pergerakan perut bumi… sebuah penemuan yang sangat mengejutkan, ketika mesin penggali sampai pada salah satu perut/kulit bumi… dari ruang/alam bumi yang lain, terdengar suara manusia berteriakan sangat keras dalam kesakitan… bahkan suara jeritan itu jumlahnya bukan seorang tetapi ribuan bahkan jutaan orang… sebagai seorang muslim kita tidak akan ragu lagi bahawa suara tersebut adalah suara manusia yang sedang disiksa di ALAM KUBUR…
Sebab-Sebab Siksa Kubur…
Ibnu Qoyyim Rahimahullah, dalam kitab Ar-Ruh menyebutkan ada beberapa dosa dan maksiat yang dapat menyebabkan kita disiksa di ALAM KUBUR, diantaranya :
1. Melalaikan Solat
2. Membaca al-Quran kemudian melupakannya
3. Tidak bersuci setelah membuang hadas kecil
4. Berkata bohong
5. Tidak membayar zakat
6. Corak kehidupan yang berlebih-lebihan
7. Memakan riba
8. Rasuah
9. Memfitnah sesama saudara muslim
10. Khianat terhadap amanah
11. Enggan menolong sesama muslim
12. Meminum arak
13. Berzina
14. Membunuh
“Wahai anak Adam… Sesungguhnya apa yang kau minta dari-Ku… dan yang kau harapkan dari-Ku… Ampunan-Ku bagimu yang meminta dan tidak bagi yang enggan…”
“Wahai anak Adam… Meskipun dosamu sepenuh petala langit… kemudian engkau meminta ampun pada-Ku… Ampunan-Ku bagimu dan tidak bagi yang enggan…”
“Wahai anak Adam… Seandainya kau datang pada–Ku dengan kesalahan seluas bumi… kemudian engkau datang kepada-Ku… dan tidak berbuat syirik pada-Ku dengan sesuatu pun… Sungguh Aku akan berikan kepadamu ampunan…”
Ya Allah… terimalah taubatku… Ya Allah… terimalah taubatku… Ya Allah… terimalah taubatku…
Alangkah bahagianya… seandainya maut menjemput kita sedang berurai air mata merasakan manisnya iman dalam sujud penghambaan… rindu akan perjumpaan dengan-Nya…
Alangkah indahnya air mata yang selalu berlinang dari munajat seorang anak soleh kepada Allah… Merindukan kemuliaan dan keselamatan bagi kedua orang tuanya… taburan doanya menjadi cahaya yang menerangi dari gelapnya ALAM KUBUR…
Doa-doanya menghantar kepulangan orang tuanya pada Allah dalam Husnul Khatimah… rintihan dan munajatnya menjadi benteng yang kukuh sebagai penghalang dari azab dan siksa kubur… Doa yang tiada terputus mengalir dari ketulusan dan keheningan hati agar orang tuanya dalam kasih sayang Allah…
Rujukan :
1. Kitab Ar-Ruh : Ibnul Qoyyim,
2. Kitab Al-Janaiz : Imam Bukhori,
3. Kitab Awwalu Lailatin Fil Qobr : Dr. Aidh Al-Qorni,
4. The Spectacle Of Death : Khwaja Muhammad Islam,
5. Grave Punishment : Al-Sunna.

Memaksimalkan Kemampuan Otak

Memaksimalkan Kemampuan Otak
-
Satu fakta yang patut disayangkan, tapi juga tidak bisa dielakkan, adalah bahwa kita hanya menggunakan sebagian kecil (sekali) dari kapasitas otak kita. Walaupun begitu, bukan berarti Anda tidak bisa mencari cara untuk memaksimalkan performa otak Anda. Berikut ini 10 tip yang bisa membantu usaha Anda. 
  • Bagaimana memori dibuat. Katakanlah Anda bertemu orang baru. Kali pertama Anda melihatnya, Anda menangkap  semuanya: Panjang rambutnya, suaranya, aroma sampo segar yang mengikuti di sekitarnya. Saat Anda mencoba memilah kalimat pembuka, hippocampus Anda pun langsung mengonversi semua rangsangan eksternal tersebut ke dalam memori. Semua memori potensial memang harus melalui ‘penjaga pintu’ mental ini sebelum mereka mengakar dalam pikiran. Tapi, sebenarnya hippocampus hanyalah daerah yang berfungsi sebagai penyimpan data, langkah awal dalam proses yang kompleks. Setelah memori melakukan tindakan peniruan, maka ingatan itu kemudian dibongkar menjadi berbagai komponen sensorik, yang kemudian didistribusikan ke seluruh otak. Kelak, ketika Anda memikirkan orang itu atau kebetulan mendengar namanya, melihat wajahnya, atau aroma rambutnya, maka komponen tersebut akan ditarik untuk menyatu lagi.
  • Bagaimana alkohol memengaruhi memori. Sebelum Anda mengalami hangover yang diakibatkan oleh alkohol, terlalu banyak minuman keras bisa membuat Anda mengalami amnesia sementara akibat terjadinya gangguan kemampuan pada hippocampus yang bertanggungjawab atas memori. (Hal ini dikenal juga sebagai "blackout."). Memori yang tidak hilang tersebut tentu saja bisa sangat sulit untuk dipanggil –kecuali jika Anda mulai minum lagi dan keran otak Anda menjadi sesuatu yang disebut "state-dependent" memori. "Bila Anda membaca data-data memori selagi dalam kondisi tertentu, seperti misalnya mabuk, maka Anda akan lebih mudah untuk mengingat mereka ketika Anda kembali dalam kondisi yang sama," jelas Jonathan Schooler, Ph.D., asisten profesor psikologi di University British Columbia. 
  • Mengapa Anda tidak dapat mengingat setelah dilahirkan. Anda hanya ingat  hal-hal yang terjadi pada Anda setelah berumur 5 tahun ke atas. Mengapa? Satu teori, poin myelin, yaitu selubung saraf pelindung yang membantu dengan konduksi sinyal. Sebelum usia 5 tahun, otak anak rendah myelin. "Myelin penting dalam pemeliharaan memori  jangka panjang," urai Schooler. Penjelasan lain yang mungkin: Ketika kita belajar berbicara, kita tidak bisa lagi mengakses memori yang telah dibuat pada beberapa tahun di masa nonverbal kita. "Dengan adanya serbuan bahasa, cara berpikir kita bisa berubah, sehingga sangat mustahil untuk masuk ke memori lama kita," kata Schooler.
  • Bagaimana memori menumpuk pada iMac. Otak kita memiliki sekitar ribuan kali kapasitas memori dibandingkan dengan komputer yang paling canggih (meskipun hal tersebut bisa berubah pada tahun 2020). Otak manusia adalah ”storage device” atau perangkat penyimpanan yang jauh lebih dapat diandalkan. Tidak seperti komputer yang menyimpan seluruh potongan informasi di lokasi tertentu, otak manusia menyebarkan memori melalui neuron yang jumlahnya sangat banyak. "Ini berarti bahwa kehilangan satu neuron tidak harus memengaruhi kinerja memori," tegasDavid Leake, Ph.D., seorang profesor ilmu komputer di University of Indiana, Ammerika Serikat.
  • Bagaimana testosteron dapat membantu Anda untuk mengingat. Testosteron mungkin memang diperlukan untuk membangun memori seperti halnya untuk membangun otot. Dalam suatu penelitian di Oregon Health & Science University, pria yang mengonsumsi obat yang dirancang untuk menghentikan produksi testosteron secara signifikan akan berakibat buruk pada memori verbalnya daripada pria yang tidak diberi obat. "Penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa jika testosteron diambil seluruhnya, maka akan ada kerugian yang signifikan dari hubungan antar neuron," urai Jeri Janowsky Ph.D., seorang profesor ilmu saraf dan perilaku yang juga penulis penelitian tersebut.
  • Apa yang dimaksud dengan amnesia. "Retrograde Amnesia, memori yang blackout total begitu disukai di sinetron dan serial televisi, namun pada kenyataannya justru relatif jarang terjadi," kata Alan Baddeley, Ph.D., penulis Your Memory: A User's Guide. Jika retrograde amnesia terjadi, seringkali itu karena akibat adanya trauma psikologis yang parah. Suatu cedera di kepala lebih mungkin akan menyebabkan anterograde amnesia, di mana bisa kelihangan memori dari apa yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. "Anda dapat berbicara dengan seseorang dengan kondisi ini dan dia juga dapat memberitahu namanya kepada Anda, mengikuti percakapan," jelas Michael Stadler, Ph.D., seorang profesor psikologi di University of Missouri. "Tapi, jika Anda meninggalkan ruangan dan kembali 10 menit kemudian, dia tidak akan mengingat Anda."
  • Mengapa Anda tidak pernah lupa cara mengendarai sepeda. Ketika seorang anak belajar naik sepeda, dia akan membuat dua set memori: Salah satunya adalah memori eksplisit, yang mencatat hal-hal seperti warna sepeda dan kegembiraan naik sepeda tanpa bantuan. Pada sisi lain, memori implisit, mencatat mekanika tubuh yang diperlukan untuk naik sepeda, yang terkadang disebut memori otot," kata Janet Gibson, Ph.D., seorang profesor psikologi pada Grinnell College, di Iowa. Bahkan, ketika memori eksplisit rusak, yang implisit akan tetap ada.
  • Mengapa hipnotisme (kadang-kadang) bisa bekerja. Hanya karena Anda tidak dapat mengingat peristiwa, nama, atau wajah, tidak berarti itu tidak tersimpan di otak Anda. Hipnotisme mampu mendapatkannya kembali. Itu karena otak kita menunjukkan memiliki ambang batas yang sepenuhnya dianggap dapat membentuk memori, dan hipnotisme mampu menurunkan ambang batas tersebut . Potongan-potongan memori dan memori setengah jadi yang diambil sistem otak Anda mungkin tidak mengenali ketika Anda berada dalam keadaan sadar, tapi justru dapat mengenali saat di bawah pengaruh hipnotisme sebagai pengalaman yang terlegitimasi. 
  • Mengapa Anda bisa kehilangan kunci. Sebagai contoh, daripada mengingat setiap apel yang pernah Anda makan, maka otak Anda akan menciptakan skema terhadap apel: Keras, merah, manis. Hal yang sama juga terjadi dengan kunci Anda. Daripada mengingat setiap tempat di mana Anda meletakan kunci, sebut saja, lemari, maka Anda akan membuat skema "kunci = lemari", sehingga Anda memiliki kesulitan untuk mengingat hal-hal yang jarang dialami yang tidak sesuai dengan rumus.
  • Bagaimana mempertahankan memori Anda. "Secara statistik, bentuk paling umum dari hilangnya memori terjadi melalui proses penuaan alami," kata Baddeley. Salah satu cara untuk memerangi pengikisan otak ini adalah dengan merekrut bantuan dari indra penglihatan. "Indra visual Anda membutuhkan sekitar 60 persen dari luas otak Anda," ujarFrank Felberbaum, seorang ahli pelatihan memori dan penulis The Business of Memory. Jadi, jika Anda ingin mengingat nama seseorang, ubahlah menjadi suatu gambaran visual dan hubungkan ke bagian penting dari penampilan seseorang. Kuncinya adalah untuk memilih fitur wajah yang khas dan tidak mungkin berubah dari waktu ke waktu. Itu sebabnya Anda lebih cepat mengingat bintang-bintang Hollywood yang memiliki karakter kuat dan menonjol.